Logo Header Antaranews Jogja

Kemdiktisaintek-Bappenas perkuat pendidikan untuk pembangunan negara

Jumat, 29 Mei 2026 15:19 WIB
Image Print
Audiensi antara Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek), Brian Yuliarto bersama Menteri PPN/Kepala Bappenas, Rachmat Pambudy bersama jajaran di Jakarta, Selasa (26/5/2026). ANTARA/HO-Kemdiktisaintek

Jakarta (ANTARA) - Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) bersama Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Bappenas memperkuat sinergi pembangunan pendidikan tinggi dan riset nasional berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi (Iptek), melalui berbagai skema.

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto menyampaikan pihaknya sedang memfokuskan pengembangan Pusat Antar Universitas (PAU) sebagai model kolaborasi antarkampus untuk meningkatkan efektivitas pemanfaatan sumber daya pendidikan tinggi dan infrastruktur riset nasional.

"Kita sedang memfokuskan penguatan pusat antar-universitas agar fasilitas riset, laboratorium, infrastruktur digital, dan sumber daya unggul dapat dimanfaatkan bersama secara lebih efektif dan efisien," katanya dalam keterangan di Jakarta, Jumat.

Menteri Brian menyebut pendekatan kolaboratif tersebut diharapkan dapat mempercepat peningkatan kapasitas perguruan tinggi Indonesia sekaligus memperkuat bidang-bidang strategis nasional seperti kesehatan, nanoteknologi, maritim, dan riset berbasis potensi biodiversitas Indonesia.

Menurut dia, pengembangan PAU juga diarahkan untuk mendorong pemerataan akses fasilitas pendidikan dan riset, khususnya bagi perguruan tinggi di wilayah Indonesia bagian tengah dan timur.

Lebih lanjut, Menteri PPN/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy menyampaikan bahwa arah pembangunan nasional saat ini menempatkan ilmu pengetahuan dan teknologi sebagai basis utama pertumbuhan ekonomi nasional.

"Pembangunan berbasis Iptek memerlukan penguatan STEMM (sains, teknologi, rekayasa, matematika, dan kedokteran), dan perguruan tinggi yang mampu menjadi pusat pengembangan inovasi, talenta unggul, serta penggerak knowledge-based economy," ujarnya.

Diketahui, kedua kementerian menekankan pentingnya penguatan pendidikan tinggi sebagai fondasi pembangunan nasional berbasis Iptek, termasuk penguatan pendidikan kedokteran, riset kesehatan, pengembangan talenta STEMM serta pemerataan kapasitas perguruan tinggi di berbagai wilayah Indonesia.

Kedua kementerian juga menekankan pentingnya penguatan keterhubungan antara perguruan tinggi, industri, UMKM, dan masyarakat agar hasil riset dan inovasi kampus dapat memberikan dampak nyata terhadap pembangunan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.



Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Kemdiktisaintek-Bappenas perkuat pendidikan untuk pembangunan negara



Pewarta :
Editor: Hery Sidik
COPYRIGHT © ANTARA 2026