Logo Header Antaranews Jogja

Pemkab Gunungkidul: Gotong royong kunci suksesnya pembangunan

Jumat, 29 Mei 2026 21:45 WIB
Image Print
Bupati Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih (kanan) melakukan pengecekan lapangan pembangunan jalan di Kelurahan Hargomulyo, Gedangsari, Gunungkidul, Jumat (29/5/2026). ANTARA/HO-Pemkab Gunungkidul

Yogyakarta (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta mengatakan pembangunan infrastruktur di wilayah itu banyak dilakukan melalui gotong royong, salah satunya di Pedukuhan Suruh, Kelurahan Hargomulyo, Kepanewon Gedangsari yang terdampak Badai Cempaka pada 2017.

Lurah Hargomulyo Sumaryanto di Yogyakarta, Jumat, mengatakan Pedukuhan Suruh menjadi salah satu daerah terdampak Badai Cempaka 2017 terparah sekaligus wilayah dengan kondisi geografis tersulit dan tertinggal di kabupaten itu.

"Bencana itu menyebabkan akses jalan warga ambles dan hilang total, upaya pembangunan telah dilakukan, namun pengerasan jalan secara permanen baru bisa direalisasikan tahun ini melalui program bantuan gotong royong," katanya.

Ia menjelaskan bantuan gotong royong dengan nilai Rp30 juta tersebut untuk membeli material pembuatan jalan yang hilang dengan material cor blok.

"Sementara seluruh tenaga kerja berasal dari swadaya dan gotong royong masyarakat," katanya.

Penewu Gedangsari Eko Krisdiyanto menambahkan tahun ini terdapat tujuh lokasi pembangunan strategis di wilayah setempat, termasuk enam proyek cor blok dan satu pembangunan talud di Tegalrejo.

Selain infrastruktur jalan, katanya, pemkab mengalokasikan anggaran Rp1,1 miliar untuk pembangunan TK negeri sebagai langkah strategis memajukan pendidikan di wilayah itu.

"Masyarakat tidak masalah bekerja bakti, yang penting materialnya tersedia," kata dia.

Dia mengatakan bantuan material dari pemerintah tersebut menjadi stimulan di tengah berkurangnya anggaran desa untuk pembangunan fisik yang hanya menyisakan 25 persen.

Selain Hargomulyo, katanya, keberhasilan skema pembangunan jalan juga dapat dilihat di Kelurahan Ngalang, di mana target jalan sepanjang 116 meter berhasil melampaui rencana menjadi 130 meter berkat kerja sama warga bersama jajaran polsek dan koramil.

Bupati Gunungkidul Endah SubektiKuntariningsih menegaskan pembangunan di wilayah utara kabupaten itu, seperti Gedangsari, wujud nyata pengamalan sila kelima Pancasila, yaitu keadilan sosial, sekaligus jawaban atas kekhawatiran warga setempat terhadap potensi longsor saat musim hujan.

“Ke depan, kita berencana untuk terus menganggarkan bantuan gotong royong ini di setiap pedukuhan agar pembangunan dapat dirasakan secara merata oleh seluruh lapisan masyarakat,” kata dia.



Pewarta :
Editor: Victorianus Sat Pranyoto
COPYRIGHT © ANTARA 2026