
Paduan Suara Mahasiswa UAJY meriahkan Rakernas LKBN ANTARA 2026

Yogyakarta (ANTARA) - Paduan Suara Mahasiswa (PSM) Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY) tampil memeriahkan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Perum Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) ANTARA 2026 yang berlangsung di Hotel Grand Mercure Yogyakarta, Rabu.
Sebanyak 17 personel PSM UAJY tampil dalam acara tersebut, terdiri atas 14 penyanyi, seorang dirigen, seorang pemain gitar, dan seorang pemain cajon.
Salah satu personel PSM UAJY Felicia mengaku senang dan bangga dapat tampil di hadapan para peserta Rakernas LKBN ANTARA yang dihadiri sejumlah pejabat penting.
"Pastinya sangat senang karena acara ini didatangi oleh pejabat-pejabat penting. Jadi kita rasanya senang dan bangga sekali. Terima kasih juga kepada ANTARA karena sudah mengundang kami untuk tampil membawakan beberapa lagu hari ini," katanya.
Personel lainnya, Paskal, menyebut kesempatan tampil pada Rakernas ANTARA menjadi kehormatan tersendiri bagi para mahasiswa.
"Yang pasti jadi suatu kehormatan bagi kami mahasiswa Atma Jaya, yang biasanya kami tampil di jalan, berkat viral kami bisa diundang tampil di depan acara BUMN. Jadi sangat bersyukur" ujarnya.
Pada kesempatan tersebut, PSM UAJY membawakan empat lagu yang terbagi dalam dua sesi.
Pada sesi pertama mereka menyanyikan lagu "Indonesia Jaya" dan "Ingatlah Hari Ini", sedangkan pada sesi kedua membawakan lagu "Panah Asmara" serta "Koyo Jogja Istimewa".
Menurut Paskal, pemilihan lagu disesuaikan dengan permintaan panitia penyelenggara.
"Pemilihan lagunya kebetulan sesuai request dari teman-teman panitia," katanya.
Sementara itu, Felicia menjelaskan persiapan penampilan dilakukan dalam waktu yang relatif singkat.
"Persiapannya kita cuma latihan dua kali saja, kemarin dan tadi pagi," ujarnya.
Ia juga menjelaskan kostum yang dikenakan disesuaikan dengan tema kegiatan yang didominasi warna biru dengan sentuhan unsur budaya Indonesia.
"Kita mengikuti warna dari acara hari ini, temanya lebih ke biru. Jadi kita pilih warna biru dan mengambil aksen Indonesia. Tadi ada sentuhan batik dan atasan dengan corak yang sedikit menyerupai kebaya," katanya.
Di tengah kesibukan tampil dalam berbagai kegiatan, PSM UAJY juga tengah mempersiapkan diri untuk mengikuti Busan Choral Festival and Competition 2026 di Korea Selatan pada Oktober mendatang.
Kompetisi paduan suara berskala internasional tersebut mempertemukan kelompok paduan suara dari berbagai negara untuk merayakan harmoni musik melalui beragam kategori perlombaan.
Melalui kategori etnik tradisional, PSM UAJY akan mengangkat nilai-nilai budaya dan identitas Indonesia di panggung internasional.
Felicia mengatakan keikutsertaan dalam ajang tersebut merupakan hasil keputusan bersama setelah melihat rekam jejak PSM UAJY yang sebelumnya pernah mengikuti kompetisi serupa.
"Setiap tahun kompetisi seperti ini terbuka untuk umum. Kebetulan kami mencari yang waktunya di akhir tahun dan dapatnya Busan pada Oktober. Angkatan-angkatan sebelumnya juga beberapa kali pernah ke Busan, jadi kami ingin mencoba lagi tahun ini," katanya.
Saat ini, PSM UAJY mulai mempersiapkan repertoar untuk dua kategori yang akan diikuti, yakni kategori etnik dan kategori pop.
"Nanti kami akan membawakan enam lagu. Untuk saat ini kami baru mulai melatih lagu-lagu tradisional karena itu yang menjadi fokus awal persiapan," ujar Felicia.
Ia menambahkan pihak kampus selalu memberikan dukungan kepada tim setiap kali mengikuti kompetisi, baik dalam bentuk fasilitas latihan maupun dukungan pendanaan.
"Kalau dukungan dari kampus, setiap kami lomba pasti didukung. Baik support untuk latihan maupun dana karena kami juga membawa nama kampus," katanya.
Dengan persiapan yang terus dimatangkan, PSM UAJY berharap dapat kembali mengharumkan nama universitas sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia kepada masyarakat internasional melalui ajang Busan Choral Festival and Competition 2026.
Pewarta : Sayyida Nafisa dan Wening Caya Ing Tyas
Editor:
Victorianus Sat Pranyoto
COPYRIGHT © ANTARA 2026
