Ratusan peserta ikuti audisi IGT di Yogyakarta
Sabtu, 25 Januari 2014 20:05 WIB
Jogja (Antara Jogja) - Ratusan peserta mengikuti audisi terbuka Indonesia`s Got Talent, ajang pencarian seorang bintang dengan talenta terbaik diselenggarakan SCTV dan FremantleMedia, di Jogja Expo Center Yogyakarta, Sabtu.
"Indonesia`s Got Talent (IGT) berbeda dengan program pencarian talenta yang lain. Semua kalangan dapat berpartisipasi dan bebas mengekspresikan talenta yang dimilikinya," kata Direktur Program dan Produksi SCTV Harsiwi Achmad.
Menurut dia, talenta itu antara lain menari, bernyanyi, bermain musik, sulap, "martial art" (seni ilmu bela diri), seni tradisional, "extreme act", olahraga, dan pelatih binatang.
"Program itu selain melengkapi berbagai variasi program yang dimiliki SCTV juga akan menjadi salah satu alternatif tontonan menghibur yang dapat dinikmati pemirsa di rumah," katanya.
Ia mengatakan SCTV sebagai media televisi mempunyai peran cukup besar dalam memberikan ruang eksistensi bagi mereka yang ingin menunjukkan kemampuan di depan pemirsa.
"Melalui ajang itu SCTV ingin mencari bakat-bakat baru di Indonesia yang nanti dapat memberikan warna lebih segar dalam industri hiburan di Tanah Air," katanya.
Executive Producer FremantleMedia Sacha Wattimena mengatakan IGT memang pencarian bakat yang tidak kenal batas usia, mulai anak-anak sampai kakek-kakek dapat mengikuti ajang tersebut.
"Peserta dapat mengikuti ajang tersebut secara perseorangan maupun kelompok. Hal itu yang membedakan IGT dengan program pencarian bakat lainnya yang pernah dibuat FremantleMedia di Indonesia," katanya.
Selain di Yogyakarta, audisi terbuka IGT juga diadakan di Surabaya, Medan, Jakarta, dan Bandung.
(U.B015)
"Indonesia`s Got Talent (IGT) berbeda dengan program pencarian talenta yang lain. Semua kalangan dapat berpartisipasi dan bebas mengekspresikan talenta yang dimilikinya," kata Direktur Program dan Produksi SCTV Harsiwi Achmad.
Menurut dia, talenta itu antara lain menari, bernyanyi, bermain musik, sulap, "martial art" (seni ilmu bela diri), seni tradisional, "extreme act", olahraga, dan pelatih binatang.
"Program itu selain melengkapi berbagai variasi program yang dimiliki SCTV juga akan menjadi salah satu alternatif tontonan menghibur yang dapat dinikmati pemirsa di rumah," katanya.
Ia mengatakan SCTV sebagai media televisi mempunyai peran cukup besar dalam memberikan ruang eksistensi bagi mereka yang ingin menunjukkan kemampuan di depan pemirsa.
"Melalui ajang itu SCTV ingin mencari bakat-bakat baru di Indonesia yang nanti dapat memberikan warna lebih segar dalam industri hiburan di Tanah Air," katanya.
Executive Producer FremantleMedia Sacha Wattimena mengatakan IGT memang pencarian bakat yang tidak kenal batas usia, mulai anak-anak sampai kakek-kakek dapat mengikuti ajang tersebut.
"Peserta dapat mengikuti ajang tersebut secara perseorangan maupun kelompok. Hal itu yang membedakan IGT dengan program pencarian bakat lainnya yang pernah dibuat FremantleMedia di Indonesia," katanya.
Selain di Yogyakarta, audisi terbuka IGT juga diadakan di Surabaya, Medan, Jakarta, dan Bandung.
(U.B015)
Pewarta : Oleh Bambang Sutopo Hadi
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Bintang sinetron "Tajwid Cinta" Harris Vriza dan Cut Syifa sapa warga Yogyakarta
22 January 2023 23:37 WIB, 2023