Bantul jamin stok beras aman hadapi Ramadhan
Kamis, 5 Juni 2014 22:06 WIB
Ilustrasi (Foto antaranews.com)
Bantul (Antara Jogja) - Badan Ketahanan Pangan dan Pelaksana Penyuluhan Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, menjamin stok beras di daerah ini aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat menghadapi bulan puasa 2014.
"Kalau stok beras masih oke, karena produksi beras pada MT (musim tanam) pertama kemarin melebihi dari angka kebutuhan masyarakat selama musim itu," kata Kepala Badan Ketahanan Pangan dan Pelaksana Penyuluhan (BKPPP) Bantul Pulung Haryadi, Kamis.
Pihaknya memang tidak mengetahui pasti kebutuhan beras masyarakat selama musim tanam, namun demikian berdasarkan pengalaman tahun sebelumnya produksinya mencukupi kebutuhan, bahkan hingga terlampaui.
"Produksi beras awal musim kemarin tidak terlalu beda dengan tahun lalu, bahkan di sejumlah lumbung padi milik kelompok tani rata-rata masih tersedia, kalau untuk kebutuhan sendiri masih cukup," katanya.
Apalagi kata dia produksi beras di Bantul pada 2013 mencapai 205 ribu ton, sementara kebutuhan beras untuk warga Bantul selama itu mencapai sekitar 80 ribu ton, sehingga Bantul masih surplus beras sekitar 20 ribu ton.
"Kalau secara kalkulasi kebutuhan beras di Bantul masih bisa tercukupi sendiri, bahkan karena surplus sekitar 20 ribu ton beras, karena setiap musim tanam petani juga mengandalkan stok pangan hasil panenan," katanya.
Selain itu, kata dia pihaknya juga terus berkoordinasi dengan Bulog terkait dengan persediaan beras di gudang Pajangan, agar setiap waktu terjaga ketersediaannya, terlebih saat musim liburan, maupun bulan puasa yang permintaannya meningkat.
"Tahun ini kami mentargetkan produksi beras 197 ribu ton, kami optimistis bisa terpenuhi, karena iklim tahun ini cukup bagus, kalau tahun kemarin bisa 205 ribu ton, paling tidak bisa dipertahankan tahun ini," katanya.
(KR-HRI)
"Kalau stok beras masih oke, karena produksi beras pada MT (musim tanam) pertama kemarin melebihi dari angka kebutuhan masyarakat selama musim itu," kata Kepala Badan Ketahanan Pangan dan Pelaksana Penyuluhan (BKPPP) Bantul Pulung Haryadi, Kamis.
Pihaknya memang tidak mengetahui pasti kebutuhan beras masyarakat selama musim tanam, namun demikian berdasarkan pengalaman tahun sebelumnya produksinya mencukupi kebutuhan, bahkan hingga terlampaui.
"Produksi beras awal musim kemarin tidak terlalu beda dengan tahun lalu, bahkan di sejumlah lumbung padi milik kelompok tani rata-rata masih tersedia, kalau untuk kebutuhan sendiri masih cukup," katanya.
Apalagi kata dia produksi beras di Bantul pada 2013 mencapai 205 ribu ton, sementara kebutuhan beras untuk warga Bantul selama itu mencapai sekitar 80 ribu ton, sehingga Bantul masih surplus beras sekitar 20 ribu ton.
"Kalau secara kalkulasi kebutuhan beras di Bantul masih bisa tercukupi sendiri, bahkan karena surplus sekitar 20 ribu ton beras, karena setiap musim tanam petani juga mengandalkan stok pangan hasil panenan," katanya.
Selain itu, kata dia pihaknya juga terus berkoordinasi dengan Bulog terkait dengan persediaan beras di gudang Pajangan, agar setiap waktu terjaga ketersediaannya, terlebih saat musim liburan, maupun bulan puasa yang permintaannya meningkat.
"Tahun ini kami mentargetkan produksi beras 197 ribu ton, kami optimistis bisa terpenuhi, karena iklim tahun ini cukup bagus, kalau tahun kemarin bisa 205 ribu ton, paling tidak bisa dipertahankan tahun ini," katanya.
(KR-HRI)
Pewarta : Oleh Heri Sidik
Editor : Masduki Attamami
Copyright © ANTARA 2026