Kulon Progo (Antara Jogja) - Badan Anggaran DPRD Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, mendesak Inspektorat Daerah mengaudit Badan Usaha Milik Daerah PT Selo Adikarto karena dinilai tidak transparan dalam membuat laporan keuangan atau administrasi.
"Setiap kami melakukan rapat kerja dengan badan usaha milik daerah (BUMD) khususnya PT SAK selalu menyembunyikan data dan laporan keuangan dengan berbagai alasan. Sampai hari ini, kami belum menerima laporan keuangan PT SAK sebagai bentuk transparasi keuangan internal perusahaan," kata Anggota Badan Anggaran DPRD Kulon Progo Hamam Cahyadi di Kulon Progo, Senin.
Menurut dia, kalau BUMD, khusus PT SAK merupakan perusahaan yang sehat dan transparan tidak perlu menyembunyikan data. Sikap tertutup yang dilakukan BUMD, ini menandakan ada sesuatu yang tidak beres di internal mereka.
"Kami minta Inspektorat Daerah atau lebih tinggi lagi Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) mengaudit BUMD milik Pemkab Kulon Progo," kata Hamam.
Ia juga berharap Pemkab Kulon Progo mengoptimalkan peran dewan pengawas, agar dewan pengawas membuat satandar operasional pelaksanaan (SOP) dan laporan yang akurat seperti laporan kantor akuntan publik sehingga kalau terjadi kerugian cepat untuk diketahui dan diatasi.
"Pendapatan dari kekayan daerah yang dipisahkan BUMD masih rendah terutama untuk PD Aneka Usaha. Direkomendasikan peningkatan kinerja BUMD dengan mengoptimalkan peran dewan pengawas," harapnya.
Anggota Banggar DPRD Kulon Progo Purwanti mengatakan pendapatan dari kekayaan daerah yang dipisahkan yaitu BUMD masih rendah, maka peran dewan pengawas untuk ditingkatkan dengan kinerja dewan pengawas yang terukur.
"Selama ini, dewan pengawas tidak bekerja secara optimal, sehingga BUMD bekerja kurang optimal," katanya.
Sementara itu, Ketua Banggar DPRD Kulon Progo Akhid Nuryati mengatakan BUMD PD Aneka Usaha pada bidang usahanya yang meliputi industri, jasa dan perdagangan agar mengembangkan usaha perdagangan distribusi "AirKu", sehingga semua masyarakat Kulon Progo menjadi pelanggan "AirKu".
"PD Aneka Usaha juga segera mengembangkan usaha SPBU di lintas jalan yang strategis di Kulon Progo, dengan tindak lanjut segera melakukan survei lokasi di sekitar perempatan Nagung," harapnya.
(U.KR-STR)
Irda Kulon Progo didesak audit BUMD
Senin, 10 Juli 2017 20:22 WIB
Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Kulon Progo, DIY. (Foto Mamiek/Antara)
Pewarta : Oleh Sutarmi
Editor : Mamiek
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pemkab Kulon Progo ajukan harmonisasi Pergub 24 Tahun 2024 pengadaan tanah kas desa
18 May 2026 15:13 WIB