Kemendikbud memperbarui modul pembelajaran jenjang SMA
Senin, 21 September 2020 23:59 WIB
Direktur Pembinaan Sekolah Menengah Atas (SMA) Ditjen Dikdasmen Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Purwadi, saat memberikan sambutan dalam acara peluncuran Aku Pintar di Jakarta. ANTARA/Indriani
Jakarta (ANTARA) - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan melalui Direktorat Sekolah Menengah Atas Ditjen Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah memperbarui modul pembelajaran untuk jenjang Sekolah Menengah Atas.
"Modul-modul pembelajaran tersebut diharapkan dapat membantu siswa dalam pembelajaran selama di rumah," ujar Direktur SMA Kemendikbud, Purwadi Sutanto, dalam keterangannya di Jakakrta, Senin.
Purwadi menambahkan modul pembelajaran yang diperbaharui tersebut tersedia untuk kelas X, kelas XI dan kelas XII.
Terdapat 26 mata pelajaran dalam modul tersebut yakni Bahasa dan Sastra Arab, Bahasa dan Sastra Indonesia, Bahasa dan Sastra Inggris, Bahasa dan Sastra Jepang, Bahasa dan Sastra Jerman, Bahasa dan Sastra Mandarin, Bahasa dan Sastra Prancis, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Biologi, Kimia, Fisika, Matematika.
Selanjutnya, Antropologi, Ekonomi, Geografi, Sosiologi, PJOK, Pendidikan Agama Islam, Pendidikan Agama Katolik, Pendidikan Agama Kristen, PKWU, PPKN, Sejarah, Sejarah Indonesia, dan Seni Budaya.
Modul-modul tersebut dapat diunduh melalui laman http://gerbangkurikulum.sma.kemdikbud.go.id/e-modul/ atau https://bit.ly/e-modulSMA!.
Purwadi berharap adanya modul tersebut dapat membantu siswa jenjang SMA dalam belajar terutama bagi siswa yang kesulitan dalam mengakses pembelajaran daring.
Dia menjelaskan pada prinsipnya pembelajaran di masa pandemi, adalah keselamatan dan kesehatan peserta didik, tenaga pendidik, tenaga kependidikan beserta keluarganya.
"Banyak permasalahan di lapangan dengan kondisi pembelajaran pandemi seperti ini. Ada yang sudah bosan, pembelajaran yang kurang menarik, ketersedian gawai maupun akses internet, dan lainnya," tambah dia.
Dalam hal ini, peran guru sangat berarti bagi pendidikan anak. Dalam pembelajaran pada masa pandemi, adanya modul tersebut tidak hanya membantu siswa tetapi juga membantu guru dalam melaksanakan pendidikan jarak jauh (PJJ).
"Modul-modul pembelajaran tersebut diharapkan dapat membantu siswa dalam pembelajaran selama di rumah," ujar Direktur SMA Kemendikbud, Purwadi Sutanto, dalam keterangannya di Jakakrta, Senin.
Purwadi menambahkan modul pembelajaran yang diperbaharui tersebut tersedia untuk kelas X, kelas XI dan kelas XII.
Terdapat 26 mata pelajaran dalam modul tersebut yakni Bahasa dan Sastra Arab, Bahasa dan Sastra Indonesia, Bahasa dan Sastra Inggris, Bahasa dan Sastra Jepang, Bahasa dan Sastra Jerman, Bahasa dan Sastra Mandarin, Bahasa dan Sastra Prancis, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Biologi, Kimia, Fisika, Matematika.
Selanjutnya, Antropologi, Ekonomi, Geografi, Sosiologi, PJOK, Pendidikan Agama Islam, Pendidikan Agama Katolik, Pendidikan Agama Kristen, PKWU, PPKN, Sejarah, Sejarah Indonesia, dan Seni Budaya.
Modul-modul tersebut dapat diunduh melalui laman http://gerbangkurikulum.sma.kemdikbud.go.id/e-modul/ atau https://bit.ly/e-modulSMA!.
Purwadi berharap adanya modul tersebut dapat membantu siswa jenjang SMA dalam belajar terutama bagi siswa yang kesulitan dalam mengakses pembelajaran daring.
Dia menjelaskan pada prinsipnya pembelajaran di masa pandemi, adalah keselamatan dan kesehatan peserta didik, tenaga pendidik, tenaga kependidikan beserta keluarganya.
"Banyak permasalahan di lapangan dengan kondisi pembelajaran pandemi seperti ini. Ada yang sudah bosan, pembelajaran yang kurang menarik, ketersedian gawai maupun akses internet, dan lainnya," tambah dia.
Dalam hal ini, peran guru sangat berarti bagi pendidikan anak. Dalam pembelajaran pada masa pandemi, adanya modul tersebut tidak hanya membantu siswa tetapi juga membantu guru dalam melaksanakan pendidikan jarak jauh (PJJ).
Pewarta : Indriani
Editor : Bambang Sutopo Hadi
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Menkes sebut penguatan investasi produksi farmasi penting guna hadapi ancaman pandemi
14 January 2026 15:27 WIB
Kemendikdasmen : Pendidikan jarak jauh berbeda dengan pembelajaran jarak jauh pandemi
11 August 2025 15:05 WIB
BRIN-Jepang gelar pelatihan epidemiologi berbasis air limbah di Indonesia
14 August 2024 14:21 WIB, 2024
Sejak pandemi COVID-19, RI catat kunjungan wisatawan mancanegara tertinggi
03 July 2024 10:13 WIB, 2024
Bantul menggencarkan pembangunan infrastruktur setelah dua tahun pandemi
11 August 2023 19:36 WIB, 2023