Bantul menggencarkan pembangunan infrastruktur setelah dua tahun pandemi

id Pembangunan infrastruktur ,Pengaspalan jalan ,Pemkab Bantul

Bantul menggencarkan pembangunan infrastruktur setelah dua tahun pandemi

Pengaspalan jalan ruas Srandakan-Mangiran Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, merupakan salah satu program pembangunan infrastruktur di Bantul, DIY. (ANTARA/HO-Kominfo Pemkab Bantul)

Bantul (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, terus menggencarkan pembangunan infrastruktur baik jalan dan jembatan setelah dua tahun absen atau tidak melakukan pembangunan akibat anggaran dialihkan untuk penanganan pandemi COVID-19.

"Pembangunan infrastruktur ini sedikit kami kebut, kami berikan alokasi anggaran yang semakin besar karena untuk menutup dua tahun masa pandemi COVID-19, di mana kami absen tidak membangun jalan," kata Bupati Bantul Abdul Halim Muslih di Bantul, Jumat.

Dia mengatakan, di masa pandemi COVID-19 pada  2020 dan 2021 itu hampir semua anggaran infrastruktur jalan di Kabupaten Bantul direfokusing atau dialihkan untuk penanggulangan pandemi yang saat itu lebih penting dilakukan.

"Akibatnya apa? jalan jalan banyak rusak, ini pilihan, jadi kalau ada kritikan dari masyarakat kami terima, kami jelaskan, karena memang dua tahun kami absen tidak memelihara jalan atas nama penanggulangan masalah kemanusiaan yaitu COVID-19," katanya.

Oleh karena itu, kata dia, pembangunan infrastruktur jalan termasuk peningkatan jalan dilakukan, seperti yang dilakukan pada tahun ini dengan total kurang lebih 18 kilometer dengan anggaran sebesar Rp40 miliar.

"Memang anggaran kami terbatas, infrastruktur tidak hanya jalan saja, ada jembatan ada bengket, talut, bangun sekolah, bangun puskesmas, tidak semuanya ke jalan, tapi jalan punya porsi yang cukup besar," katanya.

Dengan demikian, kata dia, diharapkan secara bertahap seluruh ruas jalan di Kabupaten Bantul nantinya dalam kondisi mantap, pembangunan jalan juga disesuaikan dengan kewenangan, misalnya jalan nasional dengan dana APBN, jalan provinsi dengan APBD DIY, dan kabupaten dengan APBD kabupaten.

"Harus saya sampaikan juga supaya tidak salah paham, kalau jalan nasional tetap dari APBN, jalan provinsi dari provinsi, beberapa jalan provinsi juga mengalami kerusakan. Dan Insya Allah jalan rusak di Bantul akan selesai diperbaiki," katanya.
Pewarta :
Editor: Bambang Sutopo Hadi
COPYRIGHT © ANTARA 2024