Yogyakarta (ANTARA) - Sebanyak 9.000 pelari dari seluruh Indonesia ambil bagian dalam ajang Jogja 10K yang mengambil start dan finish di Jalan Malioboro Kota Yogyakarta, Minggu (3/5), dengan kategori utama 10 kilometer serta menghadirkan heritage walk 3 kilometer.

Project Director Jogja 10K Sentanu Wahyudi di Plaza Malioboro Yogyakarta, Sabtu, mengemukakan bahwa Jogja 10K menghadirkan event olahraga lari dengan konsep budaya dan berkolaborasi dengan seluruh elemen masyarakat Yogyakarta.

"Event ini mengundang para penghobi olahraga lari, para atlet, dan para wisatawan untuk merasakan atmosfer lari dan jalan di kota budaya yang penuh dengan sejarah dan nilai-nilai luhur," ujarnya.

Ia mengatakan rute lari akan melewati ikon-ikon budaya dan sejarah Yogyakarta serta sangat memungkinkan peserta untuk berlari dan mencapai hasil dengan catatan waktu terbaik.

Kenyamanan, keselamatan, dan kesehatan peserta, menurut dia, menjadi prioritas dalam penyelenggaraan, karena panitia telah mempersiapkan rute, fasilitas hidrasi di sepanjang rute, fasilitas kesehatan, dan sarana pendukung lain dengan baik.

"Event ini juga menghadirkan penampilan kesenian oleh warga Yogyakarta di sepanjang rute. Ini akan menjadi penyambut, penyemangat, dan mengajak peserta untuk bergembira bersama di rute yang dilalui," katanya.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Yogyakarta Wawan Harmawan menyampaikan bahwa senang sekali event ini menghadirkan ribuan pelari yang datang dari seluruh Indonesia.

"Hotel-hotel naik tingkat okupansinya, UMKM akan meningkat omzetnya, destinasi budaya akan semakin dikenal masyarakat luas, yang ujungnya adalah peningkatan perekonomian masyarakat, dan Yogyakarta menjadi tujuan wisata dan olahraga favorit," kata Wawan.