Kulon Progo (ANTARA) - Dinas Pariwisata Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, menyelenggarakan Sermo Run 2026 untuk mempromosikan potensi Waduk Sermo sebagai lokasi "sport tourism" yang diharapkan menggeliatkan sektor pariwisata daerah dan menggerakkan roda perekonomian masyarakat secara berkelanjutan.

Kepala Dinas Pariwisata Kulon Progo Sutarman di Kulon Progo, Jumat, mengatakan Dinas Pariwisata Kulon Progo merancang sejumlah agenda tahunan secara bersama-sama agar dapat masuk ke dalam kalender wisata yang konsisten dan berkelanjutan.

"Sermo Run menjadi salah satu dari empat agenda lari yang disiapkan tahun ini, di samping agenda lain seperti YIA Run, Kuliner Run di Pronosutan, serta KabanaRun yang mengusung konsep sport tourism," kata Sutarman.

Ia mengatakan Sermo Run ini mengusung tagline "Run the view, own the moment" (kuasai medannya, nikmati momennya). Ajang ini ditargetkan diikuti ribuan peserta, mulai dari masyarakat umum, komunitas lari, pelajar, hingga wisatawan domestik dan mancanegara.

Sermo Run 2026 dibagi menjadi dua kategori perlombaan yang disesuaikan dengan segmen peserta, yaitu kategori 5K (5 kilometer) dan 17K (17 kilometer).

Sutarman menjelaskan agar kegiatan berjalan sukses strategi branding di setiap acara. Pihaknya berharap kerja sama ini bisa menjadi wadah promosi yang saling menguntungkan.

"Merintis sebuah event besar agar dapat mandiri membutuhkan waktu dan konsistensi. Karenanya pemkab berkomitmen untuk memberikan stimulus pada tahun pertama dan kedua pelaksanaan," katanya.

Memasuki tahun ketiga, lanjut dia, diharapkan seluruh rangkaian acara sudah dapat berjalan mandiri secara penuh oleh pihak swasta maupun sponsor.

"Melalui pendekatan kolaboratif lintas sektor (pentahelix), Dinas Pariwisata Kulon Progo optimistis sport tourism seperti Sermo Run di kawasan Waduk Sermo tidak hanya akan menggeliatkan sektor pariwisata daerah, tetapi juga mampu menggerakkan roda perekonomian masyarakat secara berkelanjutan," katanya.

Sementara itu, Ketua Penyelenggara acara Sermo Run 2026 Atang mengatakan tujuan utama dari penyelenggaraan ajang ini adalah untuk mengangkat potensi pariwisata di Kulon Progo, sekaligus mendorong pertumbuhan sektor sport tourism atau wisata olahraga.

"Kami ingin mempromosikan potensi wisata Kabupaten Kulon Progo, mendorong pertumbuhan sport tourism, serta meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya hidup sehat. Agenda ini juga menjadi wadah sinergi antara pemerintah dan swasta, sekaligus media promosi yang efektif bagi perusahaan mitra," katanya.