
Sleman gelar kejuaraan "Astec Badminton"

Sleman (ANTARA Jogja) - Pengurus Cabang PBSI Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta menggelar kejuaraan "Astec Sleman Badminton 2012" di GOR Pangukan, Tridadi, Sleman, Selasa hingga Minggu (15/7).
"Kejuaraan yang dikemas dengan tema `Astec Sleman Badminton 2012` bertujuan memberi kesempatan bagi para atlet untuk melakukan evaluasi prestasi yang selama ini telah mereka capai," kata Ketua Panitia Astec Sleman Badminton 2012, Muhaimin.
Menurut dia, dasar penyelenggaraan kejuaraan ini adalah program kerja Pengkab PBSI Sleman dengan Astec Jakarta.
Kejuaraan itu, kata dia, mempertandingkan kelompok umur usia dini, kelompok anak, kelompok pemula, kelompok remaja, dan kelompok taruna.
Bahkan, kejuaraan ganda veteran dengan kriteria umur maksmimal 90 tahun dengan peserta sekitar 650 atlet dari 65 klub bulu tangkis yang berasal dari Provinsi DIY dan Jawa Tengah (Jateng).
Ia mengatakan bahwa atlet yang meraih juara akan mendapat hadiah berupa uang pembinaan, piagam, piala, dan alat-alat olahraga.
Wakil Bupati Sleman Yuni Satia Rahayu saat membuka kejuaraan itu mengatakan bahwa penyelenggaraan kejuaraan itu merupakan salah satu sarana pembinaan bagi pebulu tangkis.
"Pemerintah menyadari bahwa keberhasilan pembinaan atlet tidak hanya dipengaruhi faktor latihan, serta sarana dan prasarana latihan, tetapi juga kesempatan untuk bertanding dan berkompetisi guna menambah pengalaman dan mematangkan teknik dan strategi yang telah diberikan pelatih," katanya.
Dengan makin banyaknya event kejuaraan bulu tangkis semacam itu, menurut dia, akan membawa manfaat ganda bagi generasi muda karena olahraga dapat menjadi wahana "cross cultural activity" yang bersifat lintas sektoral, lintas budaya, dan lintas daerah.
"Dengan kegiatan semacam ini kita berharap dapat meminimalkan terjadinya konflik dan mengembangkan sifat sportivitas," ujarnya.
Dengan semakin banyaknya alternatif kegiatan seperti "cross cultural activity" ini, perhatian dan kegiatan generasi muda akan terfokus pada upaya meraih prestasi di bidang yang mereka minati di samping untuk belajar, katanya.
Dengan demikian, kata Yuni, generasi muda tidak memiliki waktu lagi untuk memikirkan atau melakukan kegiatan yang tidak bermanfaat serta terlibat dengan tindak penyalahgunaan narkoba.
"Kami berharap agar para peserta kejuaraan bertanding dengan sungguh-sungguh untuk mencapai prestasi yang terbaik," katanya.
Kendati demikian, lanjut dia, tekad untuk meraih juara jangan sampai mengabaikan nilai-nilai sportivitas dan menghalalkan segala cara.
"Apa pun hasil yang diperoleh dalam kejuaraan ini patut disyukuri dan dapat menambah pengalaman bertanding," katanya.
(V001)
Pewarta :
Editor:
Masduki Attamami
COPYRIGHT © ANTARA 2026
