Jogja (Antara Jogja) - Putri keempat Raja Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat Sri Sultan Hamengku Buwono X, GRAj Nur Abra Juwita, secara resmi dilamar oleh putra sulung purnawirawan TNI Angkatan Darat Sigim Mahmud, Angger Pribadi Wibowo, Kamis.
Prosesi lamaran berlangsung di Keraton Kilen yang merupakan kediaman Sultan, dan dihadiri keluarga serta kerabat dekat gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) itu, serta keluarga dan kerabat dekat Sigim.
"Prosesi lamaran memang berlangsung tertutup bagi wartawan. Lamaran disampaikan oleh ayah Angger, Sigim yang merupakan purnawirawan TNI AD berpangkat kolonel, melalui surat yang sudah disiapkan," kata adik Sultan, GBPH Prabukusumo usai prosesi lamaran.
Namun, kata dia, sesuai dengan adat keraton, jawaban terhadap lamaran tersebut akan diberikan beberapa hari ke depan. Jawaban akan diberikan secara tertulis, dan disampaikan oleh utusan Sultan kepada keluarga calon suami Abra.
"Setelah Sultan memberikan jawaban terhadap lamaran yang disampaikan pihak keluarga Angger, baru akan ditentukan hari dan tanggal pernikahan Abra dan Angger," katanya.
Angger bekerja sebagai staf Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) di New York, Amerika Serikat (AS). Pria yang berasal dari Kudus, Jawa Tengah, itu merupakan lulusan SMA Negeri 3 Yogyakarta dan alumnus Jurusan Hubungan Internasional Universitas Gadjah Mada (UGM).
Putra pertama dari tiga bersaudara itu mengatakan, dirinya telah memantapkan hati untuk melamar putri Sultan, setelah kenal sekitar 12 tahun. Dirinya juga tidak merasakan beban psikologis meskipun calon istrinya merupakan putri raja.
"Setelah menikah nanti, rencananya saya dan istri akan tinggal di New York, karena saya bekerja di kota itu, sebagai staf PBB," katanya.
(B015)
