Yogyakarta (Antara Jogja) - Proses penataan kompleks Balai Kota Yogyakarta sudah mencapai 80 persen dan diharapkan dapat diselesaikan pada 2015 sesuai target yang ditetapkan.
"Kami tinggal membangun satu gedung baru di bagian selatan komplek balai kota serta melakukan penataan arus kendaraan serta penambahan kapasitas ruang parkir," kata Wali Kota Yogyakarta Haryadi Suyuti di Yogyakarta, Kamis.
Penataan komplek balai kota tersebut dimulai dengan pembangunan dua gedung baru yaitu Gedung Unit VI dan Unit VII dalam dua tahun terakhir. Gedung tersebut menggantikan gedung lama yang selama ini digunakan untuk kantor sejumlah satuan kerja perangkat daerah (SKPD).
Pemerintah juga merencanakan membangun satu gedung baru yang akan digunakan untuk kantor SKPD yang saat ini masih berada di luar komplek balai kota, seperti Dinas Pendidikan, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan serta Inspektorat.
"Gedung baru tersebut masih dalam proses perencanaan dan kajian. Rencananya dibangun enam lantai," katanya.
Sedangkan arus kendaraan di komplek balai kota juga akan diubah. Jika saat ini pintu masuk hanya berada di sisi timur bagian selatan atau dari Jalan Ipda Tut Harsono, maka pintu masuk akan diubah menjadi dua yaitu dari sisi timur bagian utara dan dari sisi utara bagian barat atau Jalan Kenari.
"Pintu masuk yang selama ini digunakan akan dijadikan pintu keluar. Pintu keluar juga akan ditambah di sisi selatan bagian barat sehingga warga bisa langsung mengakses Jalan Kusumanegara," katanya.
Perubahan arus kendaraan di komplek balai kota tersebut rencananya akan dilakukan pada 2014.
Selain itu, lanjut dia, di komplek balai kota juga akan dilengkapi dengan "jogging track" serta instalasi kelistrikan bawah tanah. "Tidak ada lagi kabel listrik di atas, semuanya ditanam," katanya.
Haryadi berharap, penambahan bangunan-bangunan baru di komplek balai kota dapat meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat serta kenyamanan masyarakat mengakses pelayanan pemerintahan.
Sementara itu, Kepala Dinas Bangunan Gedung dan Aset Daerah (DBGAD) Kota Yogyakarta Hari Setya Wacana mengatakan, penambahan kapasitas parkir akan dilakukan dengan mengubah fungsi lahan yang selama ini digunakan untuk kantor Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi serta Bagian Perekonomian Pengembangan Pendapatan Asli Daerah dan Kerja Sama (P3ADK).
"Kedua gedung tersebut akan dirobohkan. Kedua kantor sudah dipindahkan ke gedung baru," katanya.
Sedangkan gedung terakhir yang akan dibangun di komplek balai kota, lanjut Hari, diharapkan dapat dibangun mulai 2015.
(E013)
