Logo Header Antaranews Jogja

Bantul tentukan lokasi PLTB kawasan pantai

Selasa, 25 Maret 2014 09:17 WIB
Image Print
Kincir angin di pantai Pandansimo Baru, Bantul, DIY (Foto ANTARA/Sidik)

Bantul (Antara Jogja) - Badan Perencanaan dan Pembangunan Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, telah menentukan lokasi pembangunan pembangkit listrik tenaga bayu di kawasan pantai selatan wilayah itu.

"Sudah ditentukan titik-titiknya mana saja, ada 25 titik untuk pembangunan kincir angin sebagai pembangkit listrik tenaga bayu (PLTB)," kata Kepala Bidang Data, Penelitian, dan Pengembangan Bappeda Kabupaten Bantul Tlau Sakti Santosa di Bantul, Selasa.

Ia mengatakan 25 titik pembangunan PLTB oleh investor dari Amerika Serikat itu, di sepanjang pantai selatan Kabupaten Bantul, mulai dari muara Sungai Opak Kecamatan Sanden ke barat sampai dengan wilayah pantai Kecamatan Srandakan.

Ia mengatakan direncanakan setiap kincir yang diperkirakan berukuran tinggi 150 meter itu, menghasilkan energi listrik dua megawatt, dengan demikian total energi yang dihasilkan dari 25 kincir angin mencapai 50 megawatt.

"Untuk Bantul sudah siap termasuk titik-titiknya sudah di `ACC` (ditandatangani, red.), tinggal tahap proses finalisasi masalah perizinan pihak investor, harapan kami tahun ini bisa terealisasi (pembangunan PLTB, red.)," kata Tlau Sakti.

Menurut dia, pengembangan PLTB di kawasan pantai selatan itu juga sudah ada persetujuan dari Gubernur DIY Sri Sultan HB X, bahkan sudah ada penandatangan nota kesepahaman antara investor dengan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

"Terkait biaya pembangunan PLTB ini murni dari investor yang diperkirakan lebih dari Rp1 triliun, kalau dari pemerintah daerah hanya menyiapkan lahan, dipastikan tidak ada masalah karena memanfaatkan Sultan Ground (lahan milik Sultan, red.)," katanya.

Ia mengatakan jika benar-benar direalisasikan nantinya energi listrik yang dihasilkan dikelola pihak swasta untuk disalurkan ke Perusahaan Listrik Negera (PLN) dan dijual ke masyarakat maupun ke industri di wilayah DIY.

"PLTB ini jelas akan berdampak positif bagi pemda, khususnya Bantul, karena selain bisa mengangkat pertumbuhan sektor pariwisata juga menghidupi (mengaliri listrik, red.) warung-warung dan sektor perekonomian di wilayah pantai," katanya.

(KR-HRI)



Pewarta :
Editor: Heru Jarot Cahyono
COPYRIGHT © ANTARA 2026