Sleman (Antara Jogja) - Koperasi Pegawai Pemerintah Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, terus didorong untuk berinovasi dan jeli menangkap berbagai peluang guna membantu para anggotanya dalam mencukupi berbagai kebutuhan.
"Saat ini KPRI. KP2KS telah berusia 45 tahun dan selama itu pula KP2KS mampu membantu para pegawai dengan memberikan pinjaman dan tidak harus antre atau menunggu giliran seperti yang terjadi pada masa-masa dulu," kata staf ahli Bupati Sleman bidang Ekonomi dan Keuangan Sudarningsih, Rabu.
Menurut dia, dari hari ke hari koperasi semakin terbukti mampu memenuhi kebutuhan anggota dalam upaya meningkatkan kesejahteraannya.
"Pada kondisi saat ini,diharapkan agar koperasi semakin jeli dalam menangkap berbagai peluang yang mungkin dapat diambil dan dimanfaatkan KP2KS baik untuk meningkatkan jumlah anggotanya maupun meningkatkan modal dan memperlancar kegiatannya," katanya.
Ia mengatakan, karena itu diharapkan pengurus mampu melakukan terobosan agar PNS Sleman yang berjumlah 12.000 lebih tertarik untuk menjadi anggota.
"Dengan anggota yang semakin banyak maka modal dasar koperasi juga akan bertambah. Modal dasar ini hendaknya dapat dikelola dengan sebaik-baiknya agar dapat semakin bermanfaat dalam meningkatkan kesejahteraan anggotanya," katanya.
Sudarningsih mengatakan, suatu koperasi akan menjadi besar jika memiliki anggota aktif yang relatif banyak dan mampu membuat terobosan-terobosan baru guna mendayagunakan dan mensejahterakan anggotanya.
"Diharapkan agar koperasi KP2KS ini semakin kreatif dan inovatif dalam setiap program-programnya dengan senantiasa berorientasi pada kesejahteraan anggota dan bukannya terjebak pada upaya untuk meraih keuntungan bagi pengurusnya, sehingga dapat bersaing secara sehat dengan koperasi atau lembaga keuangan lainnya," katanya.
Ketua Koperasi KP2KS Sulistya, mengatakan jumlah anggota koperasi KP2KS tutup buku tahun 2014 sebanyak 3.480 orang, yang terdiri anggota aktif 3.346 orang dan anggota baru sebanyak 113 orang, anggota keluar 80 orang baik yang meninggal, keluar maupun npurna tugas.
"Sedangkan SHU tahun buku 2014 sebesar Rp46,72 juta dan mengalami kenaikan dari 2013 yang hanya Rp42,35 juta," katanya.
V001
