
DKP Bantul kembangkan pembenihan ikan mas merah

Bantul, (Antara Jogja) - Balai Benih Ikan Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, mulai mengembangkan pembenihan ikan Mas Merah `Najawa` untuk memperkaya jenis dan varietas ikan mas yang beredar di wilayah setempat.
"Sekarang sudah dikembangkan ikan Mas Merah `Najawa` di empat Balai Benih Ikan (BBI) Bantul, sampai dengan sekarang masih proses pembenihan," kata Kepala TU Unit Pelaksana Teknis (UPT) BBI Dinas Perikanan dan Kelautan Bantul Subandi di Bantul, Jumat.
Menurut dia, Ikan Mas Merah Najawa merupakan salah satu ikan mas lokal produksi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), nama `Najawa` adalah pemberian dari Gubernur DIY Sri Sultan HB X dari kepanjangan `Mina Jogja Istimewa`.
Ia mengatakan ikan Mas Merah Najawa tergolong ikan unggulan dari DIY karena berbentuk bulat memanjang dengan warna merah yang menyala, ikan ini merupakan jenis ikan baru hasil domestikasi Balai Pengembangan Teknologi Kelautan dan Perikanan (BPTKP) DIY.
"Kami mengambil indukan dari BAT Cangkringan BPTKP DIY, sementara pelepasan indukan ikan dilakukan beberapa bulan lalu sebanyak 96 ekor, awalnya dirintis di BBI Barongan, namun saat ini sudah di kembangkan empat BBI se-Bantul," katanya.
Empat BBI dibawah binaan DKP Bantul tersebut yaitu BBI Barongan Jetis sebagai pusat dari pembenihan ikan, kemudian BBI Gesikan Kecamatan Pandak, BBI Sanden, BBI Krapyak Panggungharjo.
"Keunggulan ikan mas merah ini selain warna merah yang menyala, juga pertumbuhannya tergolong cepat, dan tahan terhadap hama penyakit, sehingga potensi gagal kemungkinannya kecil," katanya.
Pihaknya berharap, benih yang dihasilkan dari hasil adaptasi dan pemijahan di empat BBI Bantul tersebut nantinya bisa sebagai benih unggul yang dapat diakses masyarakat maupun pembudidaya perikanan kolam.
Selain ikan Mas Merah Najawa, UPT BBI Bantul juga mulai mengembangkan ikan merah Nilasa, merupakan varietas yang dikembangkan BPTKP DIY dengan penyilangan empat varietas, yang memiliki karakter tumbuh cepat.***1***
(KR-HRI)
Pewarta : Heri Sidik
Editor:
Victorianus Sat Pranyoto
COPYRIGHT © ANTARA 2026
