Kulon Progo (Antaranews Jogja) - Pemerintah Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, awal Maret 2019, akan membangun rumah khusus magersari tahap kedua di Kaligintung, Kecamatan Temon yang diperuntukan bagi warga terdampak pembangunan Bandara New Yogyakarta International Airport.
Kepala Bidang Perumahan dan Permukiman, Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, dan Kawasan Pemukiman (DPUPKP) Kulon Progo Suparno di Kulon Progo, Minggu, mengatakan nantinya akan dibangun 50 unit rumah yang dibangun di lahan tersebut dengan luas tiap-tiap kapling diharapkan bisa serupa Kedundang yakni 80 meter persegi.
"Jenis bangunan yang akan dibangun kemingkinan juga sama persis yakni tipe 36," katanya.
Ia mengatakan kompleks hunian magersari di Kaligintung itu mengambil konsep yang sama dengan hunian serupa di Kedundang. Namun, tata letaknya nanti terdiri dari dua blok besar yang saling terpisah sekitar 200 meter.
Hal ini mengikuti ketersediaan lahan berikut kontur tanahnya perbukitan memanjang yang berundak-undak. Pihaknya juga sempat kesulitan membuat siteplan di lahan Paku Alam Ground (PAG) seluas sektiar 11.000 meter persegi itu karena konturnya yang unik.
"Saat ini masih proses pematangan lahan tengah dikebut," katanya.
Suparno mengatakan lelang pekerjaan untuk pematangan lahan sudah rampung dan telah didapat kontraktornya yakni CV Anugerah Karya Group. Kontrak terhitung mulai 25 Januati 2019 dan pekerjaan bakal berlangsung selama 80 hari. Nilai kontrak pengerjaan lahan itu dianggarkan.
Kemudian, Pemkab Kulon Progo sebesar Rp500 juta untuk pembersihan dan pemadatan lahan tersebut.Adapun pekerjaan utama berupa pembangunan fisik perumahan itu nantinya ditangani oleh Satuan Kerja Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).
"Anggaran untuk pembangunan fisik rumah yang diprioritaskan bagi warga golongan kurang mampu yang terdampak pembangunan NYIA itu sudah diteken pihak kementerian. Namun sampai saat ini, kami belum tahu persis berapa nilai anggarannya," katanya.
Kepala Dinas Pertanahan dan Tata Ruang (PTR) Kulon Progo Heriyanto mengatakan pihaknya akan berupaya memfasilitasi keinginan warga untuk relokasi ke rusus magersari.
Pemkab bangun rumah khusus magersari warga terdampak Bandara NYIA
Dirut PT Angkasa Pura I Faik Fahmi datang dalam penyerahan rumah relokasi di Desa Kedundang, Kabupaten Kulon Progo, DIY. (Foto Antara/Sutarmi)
