Disnakertrans Kulon Progo peringati Hari Buruh dengan kearifan lokal

id May Day,peringatan

Disnakertrans Kulon Progo peringati Hari Buruh dengan kearifan lokal

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kulon Progo Eko Wisnu Wardana (Foto ANTARA/Sutarmi)

Kulon Progo (ANTARA) - Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, akan memperingati Hari Buruh 2019 bertajuk "May Day Bersahabat" dengan mengangkat kearifan lokal seperti bedah rumah.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kulon Progo Eko Wisnu Wardana di Kulon Progo, Senin, mengatakan peringatan hari buruh di DIY dilaksanakan di Kabupaten Kulon Progo pada 28 April dengan mengangkat kearifan lokal.

"May Day Bersahabat, yakni May Day berbagi, sinergitas, harmoni dan bermanfaat, agar terjalin keharmonisan antara perusahaan, pekerja dan masyarakat,” katanya.

Ia mengatakan May Day bersahabat ini akan dilakukan kegiatan berbagi, dan peduli bagi pekerja yang rumah tinggalnya tidak layak huni. Ada tiga perusahaan yang akan melakukan bedah rumah, yakni Sido Agung sebanyak dua unit rumah, PT Shung Chang sebanyak satu unit, dan PDAM Tirta Binangun sebanyak satu unit.

"May Day bersahabat dengan mengedepankan kearifan lokal. May Day bersahabat dari Kulon Progo untuk DIY, dan dari DIY untuk nasional," katanya.

Eko Wisnu mengatakan kesejahteraan buruh di Kulon Progo sudah standar, yakni Kabupaten Kulon Progo Rp1613.200.000. UMK tersebut merupakan hasil dari pemantauan Kebutuhan Hidup Layak (KHL) yang dilakukan secara terprogram dan berkala di sejumlah pasar rakyat di wilayah ini.

Kesejahteraan buruh yang terpenuhi menyebabkan Kulon Progo kondusif dari aksi demo menuntut upah layak. Disnakertrans juga memberikan pendampingan kepada buruh menuntut hak, yakni upah yang layak, jaminan kesehatan dan jaminan kerja.

"Kami mendampingi buruh untuk mendapatkan haknya. Kami juga memantau perusahaan yang kesulitan membayar karyawan atau hak karyawan," katanya.

Ia mengatakan Disnakertrans Kulon Progo melakukan evaluasi lima tahunan KHL karena ada perubahan indikator yang berubah. Hal itu sesuai instruksi Gubernur DIY untuk dilakukan evaluasi KHL.

"Siklus KHL lima tahunan, akan dilakukan 2021. Namun demikian, Disnakertrans secara periodik melalukan evaluasi berdasarkan inflasi," katanya.
 
Pewarta :
Editor: Bambang Sutopo Hadi
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar