Pasien sembuh dari COVID-19 di DIY bertambah enam orang

id Pasien sembuh,Covid-19,Yogyakarta,Pasien sembuh dari COVID-19 di DIY,Pasien sembuh dari COVID-19 di DIY bertambah

Pasien sembuh dari COVID-19 di DIY bertambah enam orang

Dokumen - Petugas medis mengambil sampel darah warga yang akan bepergian saat tes diagnostik cepat (rapid test) di Puskesmas Tembong, Serang, Banten, Selasa (14/7/2020) ANTARA/Asep Fathulrahman.

Yogyakarta (ANTARA) - Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta mencatat jumlah pasien yang dinyatakan sembuh dari COVID-19 per Selasa, 28 Juli 2020 bertambah enam orang, sehingga totalnya menjadi 356 orang.



"Laporan kesembuhan kasus positif pada hari Selasa ini ada tambahan enam kasus sembuh," kata Juru Bicara Pemda DIY untuk Penanganan COVID-19 Berty Murtiningsih melalui keterangan resminya di Yogyakarta.



Berty mengatakan enam pasien sembuh itu berjenis kelamin laki-laki dan seluruhnya berasal dari Kabupaten Bantul, yakni pasien kasus 394 berusia 27 tahun; kasus 386 berusia 39 tahun; kasus 387 berusia 51 tahun; kasus 388 berusia 59 tahun; kasus 377 berusia 23 tahun; dan kasus 396 berusia 36 tahun.



Selain itu, Berty juga mencatat penambahan pasien terkonfirmasi positif COVID-19 sebanyak 15 orang sehingga kasus positif di DIY secara keseluruhan menjadi 572 kasus.



Tambahan itu terdiri atas lima pasien dari Bantul, lima pasien dari Gunung Kidul, dan lima pasien dari Sleman.



Menurut Berty, tambahan kasus hari ini berasal dari hasil pemeriksaan laboratorium terhadap 862 sampel spesimen yang berasal dari 830 orang.



Berdasarkan data dari rumah sakit rujukan, ia mencatat total orang dalam pemantauan (ODP) di DIY hingga Selasa (28/7) mencapai 8.323 orang, pasien dalam pengawasan (PDP) yang sudah diperiksa terkait dengan COVID-19 (dengan tes usap) tercatat 2.338 orang.



Dari jumlah PDP tersebut, 1.589 orang di antaranya dinyatakan negatif corona, 572 orang positif di mana 356 orang di antaranya sembuh, dan 19 meninggal, sedangkan yang masih menunggu hasil 177 orang dengan 31 di antaranya telah meninggal.

Pewarta :
Editor: Bambang Sutopo Hadi
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar