Sleman beri pendampingan SKPD terkendala serap anggaran

id Sekda kabupaten Sleman,Pemkab Sleman,Kabupaten Sleman,Penyerapan anggaran SKPD,Anggaran pemerintah daerah,Pandemi COVID-

Sleman beri pendampingan SKPD terkendala serap anggaran

Pemerintah Kabupaten Sleman (Foto Istimewa) (istimewa)

Sleman (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, membuka konsultasi dan pendampingan bagi satuan kerja perangkat daerah (SKPD) yang mengalami kendala dalam penyerapan anggaran atau pelaksanaan kegiatan untuk mempercepat penyerapan anggaran.

"Kami terus berupaya untuk mendorong masing-masing SKPD untuk dapat mempercepat penyerapan anggaran, terutama untuk anggaran yang berkaitan dengan kebutuhan masyarakat," kata Sekretaris Daerah Kabupaten Sleman Harda Kiswaya di Sleman, Selasa.

Menurut dia, Pemkab Sleman melalui Bagian Pembangunan juga selalu melakukan evaluasi terhadap penyerapan anggaran dan capaian kinerja masing-masing SKPD.

"Upaya untuk mempercepat realisasi anggaran belanja modal, barang dan bansos dilaksanakan melalui rapat koordinasi pimpinan dengan Kepala SKPD untuk melaksanakan evaluasi capaian kinerja keuangan dan kinerja fisik SKPD," katanya.

Ia mengatakan, selain itu juga melaksanakan evaluasi dan pengendalian progres kegiatan di lapangan dari masing-masing SKPD.

"Kemudian juga membahas laporan masuk dari masyarakat atau proses evaluasi di lapangan yang memerlukan tindak lanjut," katanya.

Harda mengatakan, kemanfaatan belanja daerah dan bantuan sosial sangat bermanfaat, dimana dimasa pandemi COVID-19 ketika daya beli ekonomi masyarakat mengalami penurunan.

"Pemerintah daerah dapat memberikan dukungan finansial yang dapat mendukung kebutuhan dasar masyarakat khususnya untuk kebutuhan pangan (sembako)," katanya.

Ia mengatakan, penerima bantuan sosial telah melalui proses verifikasi oleh instansi teknis yang berwenang.

"Sehingga diharapkan penerima bantuan sosial tepat sasaran merupakan warga yang benar-benar terdampak," katanya.

Sampai dengan akhir semester I tahun 2020, kata dia, realisasi keuangan belanja langsung kegiatan SKPD Pemda Sleman sebesar 42,96 persen atau senilai Rp487 miliar dan realisasi fisik sebesar 61,06 persen.

"Capaian fisik melebihi target yang ditetapkan, atau sekitar 103,53 persen, capaian keuangan kurang dari target, tercapai 83,78 persen," katanya.


 
Pewarta :
Editor: Herry Soebanto
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar