Sinetron "Kepompong" diadaptasi ke film layar lebar

id Persahabatan bagai kepompong,Bio One,Cut Beby Tshabina

Sinetron "Kepompong" diadaptasi ke film layar lebar

Poster film "Persahabatan Bagai Kepompong". (HO-Disney+ Hotstar)

Jakarta (ANTARA) - Kisah persahabatan geng Kepompong yang pernah populer melalui sinetron kini diadaptasi ke layar lebar melalui film "Persahabatan Bagai Kepompong".

Film ini disutradarai oleh Sentot Sahid itu rencananya akan tayang pada 26 Februari 2021 melalui Disney+ Hotstar dan dibintangi oleh bintang muda berbakat, seperti Bio One, Yasmin Napper hingga Cut Beby Tshabina.

"Sebenarnya inspirasi film ini lebih kepada tayangan di TV atau di bioskop belakangan jarang hadir film remaja. Kalaupun ada film remaja lebih mengemukakan problem lebih dewasa. Saya melihat jarang sekali tontonan di TV atau bioskop yang menyajikan benar-benar pure remaja, problematika mereka," kata Sentot Sahid dalam jumpa pers virtual, Kamis.

Sentot menambahkan bahwa dirinya kemudian teringat pernah membuat sinetron "Kepompong" yang kemudian diangkat ke layar lebar. Dia mengatakan bahwa tim produksi film layar ini sama dengan tim ketika membuat sinetron "Kepompong".

Namun Sentot menginginkan pemain yang terlibat dalam film "Persahabatan Bagai Kepompong" ini diisi dengan wajah baru yang menggambarkan kehidupan remaja zaman sekarang.



"Keunikannya tentu pada saat awal kami dengan teman penulis ini semua konseptornya sama dengan yang buat sinetron. Kita coba formulasikan, kalau kita hadirkan pemain lama, kita akan berkutat lagi bukan menghadirkan film remaja," ujar Sentot.

"Kita harus menampilkan bintang baru yang fresh dan masih di usianya. Serunya di situ bagaimana kita mengkonsep bintang baru tapi bagaimana tetap relate dengan bintang lama," sambungnya.

Film ini bercerita tentang nilai persahabatan. Dimulai dengan Ben Sarjono (Bio One), yang merupakan sepupu dari Isabel, tengah mengalami duka yang mendalam setelah kehilangan Ibu yang berperan besar dalam hidupnya.

Tidak lama setelah itu, sang ayah pun ditugaskan untuk bekerja di Papua. Lantas, untuk sementara waktu, Ben terpaksa dititipkan untuk tinggal bersama keluarga Isabel. Dalam keadaan masih terpukul dan merasa kehilangan ibunya, Ben pun harus kembali melanjutkan kehidupannya sebagai seorang anak SMP.

Ben yang introvert membuatnya merasa sedikit tidak nyaman dan sering kali risih karena harus bergaul dengan sepupu dan ketiga sahabatnya yaitu Dana, Bembi, dan Lydia.



Namun, seiring berjalannya waktu, Ben perlahan-lahan mulai menerima kenyataan dan menemukan arti dari semua hal yang dialaminya belakangan ini, bahwa mereka adalah para sahabat yang menerimanya dan peduli terhadap dirinya.

Mereka pun menamai kelompok persahabatannya sebagai Geng Kepompong. Namun keempat anggota Geng Kepompong ini memiliki motif terselubung dengan kehadiran Ben, yaitu untuk mengalahkan geng lainnya yang dipimpin oleh sang primadona sekolah Paula (Cut Beby Tshabina), musuh besar Isabel.

Akankah Geng Kepompong mampu melewati berbagai konflik rumit yang mengusik persahabatan mereka tersebut.

 
Pewarta :
Editor: Bambang Sutopo Hadi
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar