Bupati Sleman meluncurkan Senam Sleman Bangkit

id Senam Sleman bangkit ,Bupati Sleman Kustini ,Kabupaten Sleman ,Slemsn

Bupati Sleman meluncurkan Senam Sleman Bangkit

Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo meluncurkan Senam Sleman Bangkit di Museum Gunungapi Merapi, Senin 22 November 2021. Foto ANTARA/HO-Pemkab Sleman

Sleman (ANTARA) - Bupati Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Kustini Sri Purnomo meluncurkan Senam Sleman Bangkit sebagai olahraga senam kreasi milik Kabupaten Sleman pada pelaksanaan senam massal di Museum Gunungapi Merapi (MGM), Senin.

Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo menyampaikan bahwa senam massal dan peresmian Senam Sleman Bangkit ini merupakan wujud dan upaya Pemkab Sleman dalam mendorong budaya hidup sehat melalui aktivitas olahraga.

"Selama masa pandemi COVID-19 aktivitas serupa harus terhenti dikarenakan berbagai keterbatasan. Namun saat ini kita kembali bisa menyelenggarakan kegiatan senam massal," katanya.

Menurut dia, untuk memotivasi masyarakat Sleman khususnya dalam melakukan olahraga senam, Pemkab Sleman melalui Dinas Pemuda dan Olahraga menciptakan kreasi senam dengan tajuk senam "Sleman Bangkit".

"Senam 'Sleman Bangkit' merupakan olahraga senam hasil perpaduan gerakan senam dan gerakan tari tradisional khas Sleman dalam rangka melestarikan budaya lokal," katanya

Dalam kegiatan tersebut juga Kustini menghimbau kepada seluruh pihak, bahwasanya kita dituntut untuk tetap waspada terhadap penyebaran kasus COVID-19.

Ia menyebut dalam pelaksanaan kegiatan apapun harus tetap menerapkan protokol kesehatan secara disiplin.

Kegiatan yang diikuti oleh perwakilan dari seluruh kapanewon (kecamatan) di wilayah Kabupaten Sleman ini diakhiri dengan pembagian sejumlah hadiah bagi para peserta yang hadir dan ikut serta dalam kegiatan senam massal.

Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo meluncurkan Senam Sleman Bangkit di Museum Gunungapi Merapi, Senin 22 November 2021. Foto ANTARA/HO-Pemkab Slemanko

Pewarta :
Editor: Bambang Sutopo Hadi
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.