Logo Header Antaranews Jogja

Puslabfor periksa ponsel Brigadir J dan CCTV lokasi kejadian

Jumat, 22 Juli 2022 21:45 WIB
Image Print
Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Dedi Prasetyo memberikan keterangan pers di Mabes Polri, Jakarta, Jumat (22/7/2022). (ANTARA/Laily Rahmawaty)

Jakarta (ANTARA) -

Pusat Laboratorium Forensik Polri memeriksa ponsel Brigadir Nopryansah Yosua Hutabarat atau Brigadir J selain barang bukti rekaman closed circuit television (CCTV) di sekitar tempat kejadian perkara di Kompleks Polri Duren Tiga, Jakarta Selatan untuk penyidikan.

"Handphone dan rekaman CCTV yang berhasil diamankan masih dilakukan pemeriksaan di labfor," kata Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol. Dedi Prasetyo di Jakarta, Jumat.

Kepolisian mengamankan dua ponsel milik Birgadir J dan Tim khusus Polri memperoleh rekaman CCTV terkait insiden penembakan antaranggota Polri yang menewaskan Brigadir J di rumah dinas Kadiv Propam Polri nonaktif Irjen Pol. Ferdy Sambo di Duren Tiga, Jakarta Selatan, Jumat (8/7).

Polri menggunakan metode scientific crime investigation untuk mendalami bukti-bukti yang ditemukan dan proses pemeriksaan dipastikan dilakukan secara profesional sesuai komitmen Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo untuk mengungkap kasus tersebut.

"Kami akan menyampaikan seluruh fakta dari hasil scientific crime investigation secara komprehensif," jelasnya.

Imbas dari kasus tersebut, Polri menonaktifkan Irjen Pol. Ferdy Sambo dan dua perwira lain yang terkait kasus tersebut yaitu Brigjen Pol. Hendra Kurniawan dari jabatan Kepala Biro Pengamanan Internal (Paminal) dan Kombes Pol. Budhi Herdy Susianto dari jabatan Kapolres Metro Jakarta Selatan.

Sebelumnya, pihak keluarga Brigadir J, melalui kuasa hukumnya, mempertanyakan keberadaan ponsel Brigadir J karena tidak diserahkan usai kejadian dan kuasa hukum menyebut jika Brigadir J memiliki lebih dari satu nomor ponsel.



Pewarta :
Editor: Eka Arifa Rusqiyati
COPYRIGHT © ANTARA 2026