Logo Header Antaranews Jogja

Program MBKM tingkatkan "skill" mahasiswa

Kamis, 3 November 2022 06:11 WIB
Image Print
Direktur Politeknik Negeri Jakarta, Dr. Sc. H. Zainal Nur Arifin (tengah) dan jajarannya disela-sela acara Kampus Merdeka Fair. (ANTARA/Foto: Feru Lantara)

Depok (ANTARA) - Direktur Politeknik Negeri Jakarta H. Zainal Nur Arifin menilai kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) selaras dengan program yang diterapkan dengan kampus PNJ.

"Program MBKM tentunya dapat meningkatkan softskill yang tidak didapatkan di kampus, jadi kami mendukung MBKM walaupun dalam implementasinya ada adaptasi yang disesuaikan dengan kebutuhan," kata Zainal Nur Arifin di Kampus PNJ Depok, Kamis.

Ia mengatakan setiap perguruan tinggi mempunyai karakter masing-masing sesuai dengan kebutuhannya masing-masing. Contoh kami sebagai politeknik adalah pendidikan vokasi di MBKM ada 8 program sehingga tidak mungkin mahasiswa mengikuti seluruhnya.

"Jadi tergantung fashionnya mahasiswa itu sendiri dan kebutuhan terhadap kurikulum yang ada," jelasnya.

Untuk menyelaraskan hal tersebut katanya digelar Kampus Merdeka Fair Road to Festival Kampus Merdeka 2022 diselenggarakan di Politeknik Negeri Jakarta mulai 2 - 3 November 2022.

Dikatakannya penyelenggaraan Kampus Merdeka Fair merupakan salah satu bentuk dukungan Politeknik Negeri Jakarta terhadap program MBKM yang sudah banyak dirasakan manfaatnya oleh para mahasiswa.

Di era di mana perubahan terjadi begitu cepat, mahasiswa tidak hanya perlu dibekali hard skill yang dapat dipelajari di kelas saja, tetapi juga soft skill yang berguna pada saat mahasiswa terjun ke dunia kerja kelak.

Pendidikan politeknik pada khususnya dan juga pendidikan di perguruan tinggi pada umumnya harus dapat menyiapkan lulusan-lulusan yang siap kerja yang dibutuhkan oleh dunia industri.


Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Kebijakan merdeka belajar kampus merdeka selaras program PNJ



Pewarta :
Editor: Herry Soebanto
COPYRIGHT © ANTARA 2026