KPU RI harus beri pendidikan pemilih untuk hadirkan pemilih rasional

id Pendidikan Pemilih,Politik Uang,Politik Identitas

KPU RI harus beri pendidikan pemilih untuk hadirkan pemilih rasional

Tangkapan layar peneliti Pusat Riset Politik Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Lili Romli dalam Podcast BRIN bertajuk “Kesiapan, Antisipasi, dan Proyeksi Jelang Pemilu 2024”, sebagaimana dipantau melalui kanal YouTube BRIN Indonesia, di Jakarta, Rabu (23/11/2022). ANTARA/Tri Meilani Ameliya.

Jakarta (ANTARA) - Peneliti Pusat Riset Politik Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Lili Romli meminta Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, partai politik (parpol), dan BRIN memberikan pendidikan pemilih kepada masyarakat sehingga mereka dapat menjadi pemilih yang rasional.

“Saya kira tugas kita bersama, termasuk KPU dan parpol memberikan pendidikan politik dan pendidikan pemilih kepada pemilih agar mereka menjadi pemilih yang rasional dan pemilih yang cerdas,” ujar Lili saat menjadi narasumber dalam Podcast BRIN bertajuk “Kesiapan, Antisipasi, dan Proyeksi Jelang Pemilu 2024”, sebagaimana dipantau melalui kanal YouTube BRIN Indonesia, di Jakarta, Rabu.

Dengan demikian, menurut dia, para pemilih di Tanah Air dalam Pemilu 2024 akan memilih pemimpin yang memang berkualitas, bukan karena dimobilisasi pihak-pihak yang memanfaatkan politik uang dan politik identitas untuk memilih peserta pemilu tertentu.

Selama ini, Lili menilai persoalan pemanfaatan politik uang dan politik identitas kerap terjadi dalam pemilihan umum di Tanah Air karena warga negara Indonesia yang memiliki hak pilih cenderung mempunyai tingkat pendidikan kepemiluan dan penghasilan rendah.

Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Peneliti: KPU beri pendidikan pemilih untuk hadirkan pemilih rasional
Pewarta :
Editor: Herry Soebanto
COPYRIGHT © ANTARA 2022