Logo Header Antaranews Jogja

Pemkab bangun dua TPST tingkat kabupaten wujudkan Bantul Bersih Sampah

Jumat, 14 Juli 2023 17:42 WIB
Image Print
Sarana pengolahan sampah Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. (ANTARA/Hery Sidik)

Bantul (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, pada tahun 2023 membangun dua tempat pengelolaan sampah terpadu (TPST) tingkat kabupaten untuk mendukung terwujudnya program Bantul Bersih Sampah 2025 atau Bantul Bersama.

Bupati Bantul Abdul Halim Muslih di Bantul, Jumat, mengatakan penyelesaian masalah sampah di Bantul menjadi prioritas pemerintah daerah yang diupayakan melalui program Bantul Bersama, yang indikatornya jelas, bagaimana sampah-sampah di Bantul tersebut dapat terkelola dengan baik.

"Artinya, sampah itu terkelola dengan baik, tidak dibuang di sungai, di saluran drainase, di saluran irigasi dan di luar tempat sampah atau tempat pengolahan sampah. Dan tahun ini kita membangun beberapa TPST tingkat kabupaten," katanya.

Dia menyebutkan, TPST tingkat kabupaten itu ada di wilayah Modalan, Kecamatan Banguntapan, dan TPST di Kelurahan Murtigading Kecamatan Sanden.

Di Bantul juga terdapat TPST Piyungan yang ada di Kecamatan Piyungan, namun tempat pembuangan sampah akhir itu, skalanya regional yang dikelola Pemerintah Daerah (Pemda) DIY untuk menampung sampah dari tiga daerah, yaitu Kota Yogyakarta, Kabupaten Sleman, dan Bantul.

"Kita mendukung pengolahan sampah yang ada di Kelurahan Panggungharjo Sewon dan Kelurahan Guwosari, bahkan kita kembangkan kapasitasnya, dengan harapan volume sampah yang dibuang ke TPST Piyungan itu akan semakin kecil," katanya.

Dia mengatakan, upaya mengurangi dan menekan buangan sampah ke TPST Piyungan tersebut penting dilakukan karena di tempat sampah akhir tersebut tidak terjadi pengolahan, dan tidak terjadi pemilahan.

"Makanya kita membangun TPST-TPST yang levelnya kabupaten itu dengan sistem yang lebih baik, karena di sana terjadi pengolahan, terjadi pemilahan dan juga kegiatan daur ulang sampah menjadi barang yang bermanfaat dan bernilai ekonomi," katanya.

Selain itu, kata dia, Pemkab mendorong perkembangan pusat pusat pemilahan sampah tingkat pedukuhan yang dibiayai dengan APBD, progres tersebut terus dilanjutkan karena dengan adanya pemilahan sampah dari sumbernya itu mampu menekan sampah di TPST Piyungan.

"Dengan demikian kita berharap mudah-mudahan pada tahun 2025 Bantul kita bayangkan menjadi kabupaten yang bersih, pengolahan sampah yang paripurna, kita akan terus perjuangkan itu," katanya.*



Pewarta :
Editor: Victorianus Sat Pranyoto
COPYRIGHT © ANTARA 2026