Logo Header Antaranews Jogja

Investor asing minati Indonesia

Minggu, 6 Agustus 2023 07:34 WIB
Image Print
Dokumentasi. Ekonom LPEM FEB Universitas Indonesia Teuku Riefky dalam Forum Merdeka Barat 9 secara daring di Jakarta, Selasa (17/05/2022). (ANTARA/Agatha Olivia)

Jakarta (ANTARA) - Lembaga Penyelidikan Ekonomi & Masyarakat (LPEM) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (FEB UI) menyebut Indonesia masih menjadi negara yang diminati investor asing.

Ekonom LPEM FEB UI Teuku Riefky menjelaskan lima negara investor utama yaitu Singapura (3,4 miliar dolar AS), Tiongkok (2,6 miliar dolar AS), Hong Kong (2,0 miliar dolar AS), Jepang (1,0 miliar dolar AS), dan Amerika Serikat (0,8 miliar dolar AS).

“Ini merupakan tanda yang menjanjikan bagi bidang investasi sekaligus peluang bagi Pemerintah Indonesia untuk tetap mempertahankan pertumbuhan ekonomi pada tahun 2023,” kata Riefky dalam laporan Indonesia Economic Outlook Q3-2023 yang diterima di Jakarta, Jumat.

Berdasarkan data Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), realisasi investasi tercatat sebesar Rp349,8 triliun pada triwulan II-2023. Dari nilai tersebut, 46,7 persen di antaranya berasal dari penanaman modal dalam negeri (PMDN), yakni sebesar Rp163,5 triliun. Sementara 53,3 persen lainnya atau Rp186,3 triliun berasal dari penanaman modal asing (PMA).

“Pencapaian PMA yang melampaui PMDN menunjukkan bahwa tingkat kepercayaan dunia usaha di Indonesia cukup baik,” jelas Riefky.

Riefky menambahkan, optimisme terhadap bidang investasi juga tercermin pada kinerja triwulan II 2023 yang menunjukkan perkembangan positif.

Ekonom itu menyebut sektor yang paling menarik minat investor di antaranya transportasi, pergudangan, dan telekomunikasi.

Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: LPEM UI: Indonesia masih jadi negara yang diminati investor asing



Pewarta :
Editor: Herry Soebanto
COPYRIGHT © ANTARA 2026