Jakarta (ANTARA) - Atlet bulu tangkis tunggal putri Indonesia Gregoria Mariska Tunjung mengatakan cedera di telapak kakinya bukanlah alasan atas kekalahannya di babak 16 besar China Masters, Kamis.
“Soal telapak kaki yang masih sakit, karena saya sudah bilang mau main, ini seharusnya sudah menjadi resiko saya dan harus dihadapi dan bukan menjadi alasan kekalahan saya,” kata Gregoria, dikutip dari keterangan singkat PP PBSI yang diterima di Jakarta.
“Karena sudah saya putuskan terus main, itu harus menjadi tanggung jawab saya,” ujarnya menambahkan.
Gregoria kalah dari wakil Jepang Nozomi Okuhara melalui rubber game 12-21, 21-15, 16-21 pada laga yang digelar di Shenzhen tersebut.
Tunggal putri peringkat tujuh dunia itu mengakui bahwa hasil dari pertandingan kali ini tidak memuaskan dan ia tidak dapat tampil maksimal.
“Harus diakui juga lawan bermain dengan benar. Saya sendiri di pertandingan hari ini bukan penampilan terbaik karena di gim ketiga lawan bisa dapat poin banyak dari kesalahan saya. Secara keseluruhan saya tidak puas dengan penampilan hari ini,” kata Gregoria.
Di gim pertama, Gregoria terlihat masih “kurang panas” dalam menghadapi serangan-serangan Okuhara, sehingga lawan mampu memegang kontrol permainan. Di gim kedua, wakil Indonesia bisa mengembalikan keadaan dan menemukan pola permainan yang sesuai sehingga skor menjadi berimbang.
“Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Gregoria sebut cedera bukan alasan kekalahan di China Masters
