Dishub Gunungkidul merekayasa lalu lintas menuju Alun-alun Wonosari

id Dishub Gunungkidul,Gunungkidul

Dishub Gunungkidul merekayasa lalu lintas menuju Alun-alun Wonosari

Petugas Dinas Perhubungan Gunungkidul mengatur lalu lintas di wilayah perbatasan Gunungkidul -Bantul. (ANTARA/HO-Dishub Gunung Kidul)

Gunungkidul (ANTARA) - Dinas Perhubungan Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, melakukan rekayasa lalu lintas di kawasan Alun - alun Wonosari mengantisipasi kemacetan karena ada pesta kembang api.

Kepala Dinas Perhubungan Gunungkidul Rakhmadian Wijayanto di Gunungkidul, Minggu, mengatakan rekayasa lalu lintas dilakukan hanya di sekitar Alun-alun Wonosari, mulai dari kawasan Taman Kuliner Wonosari dan dari arah Tugu Tobong untuk mengantisipasi kemacetan.  

“Di area taman kuliner kami buka yang di bagian utara khusus untuk parkir di area parkir taman kuliner. Itu di Jalan Satria,” kata Rakhmadian.

Sedangkan arus kendaraan dari arah selatan rumah dinas bupati atau di Jalan Masjid tetap dibuka sebagai akses masuk ke area perparkiran timur Alun-alun Wonosari.

"Kami bekerja sama dengan Polres dan Kodim Gunungkidul untuk mengatur lalu lintas," katanya.

Sementara itu, Kepala Bidang Lalu Lintas Dinas Perhubungan (Dishub) Gunungkidul Bayu Susilo Aji mengatakan Dishub Gunungkidul menyiapkan sejumlah jalur alternatif jika terjadi kepadatan di jalur utama.

Rekayasa arus lalu lintas ini difokuskan di lima titik yang berpotensi terjadi kepadatan saat liburan. Adapun pertama, simpang empat Patuk, atau ke arah selatan menuju destinasi wisata HeHa, akan dipasang pembatas. Dari arah Yogyakarta menuju ke HeHa diputarkan dulu ke Kali Pentung baru ke kiri. Untuk wisatawan yang keluar dari HeHa ke kiri arah Yogyakarta.  

Jalur utama Yogyakarta - Wonosari kendaraan kecil diimbau bisa menggunakan jalur alternatif melalui Sambi - Tawang - Sorogedug/Klaten, atau Playen - Getas - Mangunan - Imogiri.

Kedua, bus wisata dari Klaten, Solo dan sekitarnya diarahkan masuk melalui Jalan Baron. Dari arah Wonogiri, Pacitan bisa mengakses Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS).

"Bus Pariwisata dari arah Yogyakarta bisa melalui simpang 3 Gading kanan Playen, Paliyan, lanjut ke arah JJLS," kata Bayu.

Ketiga, bus menuju pantai bisa menggunakan jalur utama jalan Baron atau pintu masuk Baron ke timur keluarnya JJLS baik ke timur dan baratnya atau Tepus - Mulo.

Keempat, kendaraan besar bus dan truk tidak boleh keluar melalui pintu utama utara. Harus ke timur arah tepus atau ke barat arah JJLS Saptosari.

"Kita sudah siapkan rekayasa arus lalu lintas, sifatnya situasional," katanya.

Untuk rekayasa kelima, wisatawan dari pantai yg menggunakan JJLS arah Saptosari. Bus besar ke kanan Paliyan - Playen - langsung Yogyakarta. Kendaraan kecil bisa melalui Saptosari - Panggang - Bantul - Yogyakarta.

"Rekayasa lalu lintas diberlakukan bila ada penumpukan kendaraan wisatawan. Selain itu, rekayasa lalu lintas ini sudah diberlakukan sejak libur Natal 2023, dan terbukti bisa mengurai kemacetan," katanya.

 

Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Dishub Gunungkidul rekayasa lalu lintas menuju Alun-alun Wonosari