Guru Besar Fakultas Pendidikan Universitas Negeri Jakarta Prof. Dr. Bedjo Sujanto, M.Pd juga menyebut teknologi artificial intelligence (AI) alias kecerdasan buatan tidak bisa menggantikan tenaga pengajar dalam hal pembentukan karakter siswa didik.
Ia menjelaskan teknologi itu sebagai alat bantu, namun hal-hal yang esensial seperti pembentukan kepribadian, perilaku, sopan santun dan sebagainya tidak akan tergantikan sepenuhnya oleh teknologi, teknologi hanya mendampingi.
Pada era digital saat ini, teknologi melaju semakin pesat dan tidak terhindarkan, termasuk teknologi termutakhir AI yang dapat melampaui kemampuan manusia dalam hal pekerjaan, namun, pembentukan karakter atau kepribadian pelajar tidak dapat dilakukan oleh teknologi AI.
Kemendikdasmen memiliki enam program prioritas, yaitu penguatan pendidikan karakter, wajib belajar 13 tahun dan pemerataan kesempatan pendidikan, dan program peningkatan kualifikasi, kompetensi, dan kesejahteraan guru.
Selain itu, ada sejumlah langkah percepatan dalam peningkatan pembelajaran siswa dari level pendidikan usia dini (PAUD) hingga SMA. Kemudian, dari sisi pengelolaan guru dan tenaga kependidikan (GTK), Kemendikdasmen menghadirkan beberapa program, seperti peningkatan kesejahteraan guru melalui tunjangan sertifikasi pendidik, redistribusi guru ASN, penyederhanaan pengelolaan kinerja GTK, dan pelatihan guru BK dan kompetensi guru kelas.
Selanjutnya, upaya percepatan sertifikasi pendidik dengan kelulusan PPG dalam kurun November hingga Desember 2024, yang mencapai 605.650 guru.
Selain itu, ada program lainnya, seperti Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat, Senam Indonesia Hebat, penguatan literasi berbasis PISA, pelaksanaan ekonomi kejuruan melalui forum kebijakan hingga peningkatan SMK melalui pengajaran berbasis pabrik, SMK Pusat Keunggulan, dan Pendidikan Kecakapan Kerja dan Wirausaha.
Baca juga: Pemkab Sleman serahkan apresiasi pada guru inovatif
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Mendikdasmen sebut guru merupakan penentu utama kualitas pendidikan
