Jakarta (ANTARA) - Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Minggu (2/3) malam mengakibatkan banjir bandang yang melanda sejumlah wilayah. Kejadian ini menelan korban, salah satunya pasangan suami istri yang terseret arus deras.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengonfirmasi bahwa korban yang dilaporkan hilang adalah Asep Mulyana, warga Desa Citeko, Kecamatan Cisarua.
Asep hilang saat mencoba menyelamatkan istrinya, Yuyun yang lebih dulu terbawa arus. Beruntung, Yuyun berhasil selamat, namun suaminya hingga kini masih dalam pencarian.
"Dalam situasi darurat, seorang warga bernama Yuyun terbawa arus, namun berhasil diselamatkan. Sayangnya, suaminya, Asep Mulyana, yang mencoba menolong, justru terseret arus dan belum ditemukan hingga saat ini," kata Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari, Senin (3/3).
Baca juga: Banjir bandang terjang 135 rumah warga di Saradan Madiun
Baca juga: Banjir Situbondo akibatkan jembatan hanyut dan ratusan warga terisolasi
Banjir bandang ini terjadi akibat luapan Kali Cisaru yang tiba-tiba naik dengan arus deras hingga setinggi lutut. Warga sekitar yang panik berusaha menyelamatkan diri dengan alat seadanya.
Tim gabungan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), TNI, Polri, relawan, dan pemerintah desa terus melakukan pencarian terhadap Asep. Selain itu, mereka juga mendata warga terdampak untuk memastikan penyaluran bantuan berjalan lancar.
Laporan terkini dari BPBD Kabupaten Bogor pada Senin petang menyebutkan bahwa banjir mulai surut di beberapa kecamatan, seperti Rumpin, Bojong Gede, dan Cisarua, namun dampak banjir cukup parah.
Di Desa Sukasari, Kecamatan Rumpin, satu unit rumah dan satu pondok pesantren mengalami kerusakan. Sementara di Desa Rawapanjang, Kecamatan Bojong Gede, sebanyak 137 rumah terdampak, menyebabkan 547 warga mengungsi.
Desa Tugu Selatan juga mengalami dampak besar dengan 119 rumah terendam dan 423 jiwa terkena dampaknya.
Saat ini, warga mulai membersihkan lumpur yang masuk ke rumah mereka setelah banjir surut dan upaya pencarian terhadap Asep masih terus dilakukan dengan harapan dapat ditemukan dalam keadaan selamat.
Baca juga: Banjir bandang menerjang tiga desa di Sumberjambe Jember
Baca juga: China barat daya diterjang banjir, 30 orang hilang
Baca juga: 20 unit sensor EWS dipasang di aliran sungai di Gunung Marapi, Sumbar
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: BNPB: Korban terseret arus deras banjir bandang di Bogor suami-istri