Yogyakarta (ANTARA) - Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) berhasil meraih 8 penghargaan dalam ajang Indonesia Sharia Forum (ISF) 2025 yang berlangsung pada 26 Mei di Jakarta, yang dihadiri Wakil Presiden RI ke-13 KH. Ma’ruf Amin, serta sejumlah pejabat penting lainnya seperti Menteri BUMN Erick Thohir dan Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto.
Acara yang berlangsung di Jakarta tersebut diselenggarakan oleh Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS) sebagai bagian dari rangkaian ISF 2025.
Dalam acara tersebut, Pemerintah Daerah DIY yang diwakili oleh Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda DIY Tri Saktiyana, bersama Kepala Perwakilan Bank Indonesia DIY Sri Darmadi Sudibyo, meraih prestasi gemilang.
Baca juga: Hasil survei BI indikasikan keyakinan konsumen terjaga pada Maret 2025
Pemerintah Daerah DIY meraih 8 penghargaan yakni tujuh penghargaan Anugerah Adinata Syariah dan satu penghargaan Anugerah Syariah Republika:
1. Juara 1 Kategori Sekolah Pelopor dalam Ekonomi Syariah
2. Juara 1 Kategori Inkubasi Syariah
3. Juara 2 Kategori Keuangan Mikro Syariah
4. Juara 3 Kategori Keuangan Sosial Syariah
5. Juara 3 Kategori Inovasi di Sektor Ekonomi Syariah
6. Juara 4 Kategori Literasi Ekonomi Syariah
7.Juara 5 Kategori Pendidikan dan Pemberdayaan Ekonomi Pesantren
Baca juga: BI DiY mengimbau masyarakat tukar uang di tempat penukaran resmi
Capaian ini meningkat, dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya meraih lima penghargaan. DIY berhasil meningkatkan prestasinya secara signifikan dengan tambahan tiga penghargaan di ISF 2025. Tidak hanya itu, untuk penghargaan Anugerah Syariah Republika, DIY juga mencatatkan kemenangan di kategori Reader's Choice for Muslim Friendly Destination Award.
KH. Ma'ruf Amin, sebagai Bapak Ekonomi Syariah Indonesia dalam kesempatan itu memberikan apresiasi terhadap pencapaian tersebut. Ia menekankan bahwa perkembangan ekonomi dan keuangan syariah kini berkembang pesat dan diyakini akan semakin memberikan kontribusi nyata bagi perekonomian umat, dengan tujuan tercapainya rahmatan lil alamin.
Kepala Perwakilan Bank Indonesia DIY Sri Darmadi Sudibyo juga menyampaikan apresiasi terhadap keberhasilan yang diraih oleh Pemerintah Daerah DIY.
Baca juga: BI catat modal asing masuk bersih Rp11,52 triliun pekan ini
Prestasi tersebut, kata Sri Darmadi Sudibyo, adalah bukti sinergi yang terjalin antara Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah (KDEKS) DIY, Bank Indonesia, dan berbagai stakeholders lainnya.
"Dengan capaian ini, diharapkan sektor ekonomi dan keuangan syariah di DIY dapat terus berkembang dan berkontribusi lebih besar dalam pembangunan ekonomi daerah," katanya.
Tri Saktiyana, Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda DIY, juga mengungkapkan kebanggaannya atas prestasi ini.
Ia menambahkan bahwa pencapaian ini menunjukkan bahwa ekosistem ekonomi syariah di DIY sangat kondusif untuk terus berkembang.
Ke depannya, Pemda DIY berencana untuk memperkuat sinergi dengan seluruh Pemerintah Kota/Kabupaten di DIY, Bank Indonesia DIY, perbankan, pelaku usaha, pesantren, dan akademisi guna melakukan perbaikan regulasi, penyusunan program yang lebih inovatif, dan pemberdayaan ekonomi umat.
Baca juga: Gubernur BI ajak pemangku kepentingan bersinergi menghadapi gejolak global
