Jakarta (ANTARA) - Persija Jakarta bergerak cepat menyambut musim baru 2025/2026 dengan langkah strategis dengan secara resmi memperkenalkan Mauricio Souza sebagai pelatih anyar yang akan memimpin tim musim depan.
Mauricio menggantikan posisi yang sebelumnya diisi oleh Carlos Pena dan Ricky Nelson yang menjadi pelatih sementara pada empat laga terakhir musim ini.
Pelatih kelahiran Rio de Janeiro, 13 Maret 1974, ini diharapkan mampu meningkatkan performa Macan Kemayoran. Menurut keterangan resmi dari manajemen Persija yang dirilis pada Selasa.
"Manajemen percaya dengan rekam jejak Mauricio bahwa ia dapat mengangkat performa tim," tulis keterangan resmi Persija.
Mauricio bukan nama asing di kompetisi Liga 1. Sebelumnya, dia sukses mengarsiteki Madura United pada musim 2023/2024.
Baca juga: Persija Jakarta lepas 8 pemain usai Liga 1 berakhir
Pada masa jabatannya, ia berhasil membawa Laskar Sape Kerrab lolos ke championship series, setelah finis di peringkat keempat babak reguler dengan statistik 13 kemenangan, sembilan imbang, dan delapan kekalahan dari 30 pertandingan.
Klub terakhir yang dilatih Mauricio adalah Guarani, tim Serie C Brasil. Sayangnya, statistiknya bersama klub ini tidak terlalu menggembirakan, dengan hanya tiga kemenangan dari 14 laga yang dijalani pada Desember 2024 hingga April 2025.
Guarani menjadi klub Brasil kelima yang ditangani Mauricio setelah Botafogo, Flamengo, Athletico-PR, Vasco da Gama, dan Bragantino B.
Dalam perkenalannya kepada suporter, Mauricio menyapa Jakmania, “Halo Jakmania. Saya Mauricio Souza, pelatih baru Persija. Tunggu saya di Jakarta. Gue Persija, Gue Champion.”
Baca juga: Simic putuskan ingin berkarier meski hengkang dari Persija
Sementara itu, Direktur Persija, Mohamad Prapanca, mengungkapkan bahwa kedatangan Mauricio merupakan bukti ambisi besar klub di musim depan.
“Kami sangat berharap kepada Coach Mauricio untuk dapat mengawal nama besar Persija. Kami ingin mengakhiri musim dengan suka cita. Bersama Mauricio kami akan bersinergi membentuk tim yang tangguh dan konsisten guna meraih prestasi terbaik,” kata Prapanca.
Di sisi lain, Persija harus merelakan kepergian delapan pemain kunci mereka, di antaranya Marko Simic (Kroasia), Ondrej Kudela (Ceko), Maciej Gajos (Polandia), Ramon Bueno (Spanyol), Pablo Andrade (Brasil), serta pemain lokal Syahrian Abimanyu, Muhammad Ferarri, dan Resky Fandi.
Pada musim ini, Persija menyelesaikan Liga 1 di posisi ketujuh dengan koleksi 51 poin, hasil dari 14 kemenangan, sembilan seri, dan 11 kekalahan.
Baca juga: Ricky Nelson sayangkan penyelesaian akhir Persija ditahan imbang 0-0 Malut United
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Persija Jakarta tunjuk Mauricio Souza sebagai pelatih anyar
