Yogyakarta (ANTARA) - Solusi kebijakan prioritas penanganan sampah menjadi satu rekomendasi penting yang harus dikerjakan oleh Walikota Yogyakarta.
DPC PDI Perjuangan Kota Yogyakarta memberikan dukungan penuh atas upaya wujudkan kebijakan prioritas guna membawa kesejahteraan rakyat.
"Kita berikan dukungan penuh atas segala upaya dan kebijakan prioritas solusi tata kelola sampah di Yogyakarta. DPC PDI Perjuangan mengapresiasi langkah normalisasi sungai, bedah rumah tanpa APBD hingga realisasi program satu tenaga kesehatan untuk satu kelurahan," kata Eko Suwanto, Ketua DPC PDI Perjuangan Yogyakarta, Sabtu (14/9/2025).
Rapat tiga pilar DPC PDI Perjuangan diikuti DPC, Fraksi, PAC, Ranting, dan Batalyon Satgas Andika Wiratama. Acara juga dihadiri Walikota Yogyakarta Hasto Wardoyo, Ketua DPRD Kota Yogyakarta Wisnu Sabdono Putro, Ketua DPD PDI Perjuangan Nuryadi, serta Ketua Komisi D DPRD DIY RB Dwi Wahyu Budiyantoro.
Eko Suwanto menyampaikan rasa terima kasih atas langkah Walikota Yogyakarta dalam program normalisasi sungai. Kelak, dengan kali atau sungai bersih, bisa menarik wisatawan untuk kembali lagi ke Yogyakarta.
"Maturnuwun, normalisasi berjalan di tiga sungai Winongo, Code, Gadjah Wong. Kelak semoga sungai lebih bersih dan bisa menghadirkan destinasi wisata baru hidupkan perekonomian warga. Sungai asri nyaman untuk kita semua. Terima kasih juga jalankan bedah rumah tanpa APBD dan tidak ada kenaikan tarif pajak. Satu kampung satu tenaga kesehatan juga sudah direalisasikan di anggaran perubahan," kata Eko Suwanto.
Berkaitan dengan tata kelola anggaran, diharapkan dengan dibebaskannya denda Pajak Kendaraan Bermotor dan tidak adanya kenaikan tarif pajak, masyarakat bisa segera membayar pajak.
"PDI Perjuangan sebagai partai pemenang di Yogyakarta, tidak ada kata lain tentu saja bersama tiga pilar yaitu eksekutif, legislatif, dan partai harus bekerja bersama wujudkan kesejahteraan masyarakat. DPC PDI Perjuangan Kota Yogyakarta apresiasi Walikota Hasto Wardoyo, meskipun ada pemangkasan anggaran oleh pemerintah namun tidak menaikkan pajak dan terus berjuang berikan program pro rakyat, di antaranya bedah rumah tanpa APBD seminggu tiga kali," kata Eko Suwanto.
