
Organisasi BTA Nusantara membersihkan TMP Kusumanegara sambut HUT TNI

Yogyakarta (ANTARA) - Organisasi masyarakat yang tergabung dalam Barisan Tanpa Atasan (BTA) Nusantara dengan menggandeng elemen masyarakat melakukan kegiatan bersih-bersih lingkungan Taman Makam Pahlawan (TMP) Kusumanegara Kota Yogyakarta guna menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 TNI.
"Kegiatan ini sebagai bentuk cinta terhadap bangsa dan negara, serta menghormati jasa para pahlawan yang telah gugur mendahului dalam membela bangsa, memperjuangkan serta mempertahankan kemerdekaan," kata Sekretaris Jenderal (Sekjen) BTA Nusantara Budi Raharjo usai kegiatan di Yogyakarta, Kamis.
Menurut dia, aksi sosial berupa bersih-bersih dan pengecatan pagar maupun pintu masuk ke TMP Kusumanegara tersebut sebagai wujud dukungan terhadap HUT ke-80 TNI yang jatuh pada 5 Oktober.
Pada hari sebelumnya, Rabu (1/10), organisasi ini bersama elemen masyarakat juga melakukan kegiatan rabas-rabas pohon, memangkas dahan dan ranting pohon, membersihkan sampah dan rumput agar lingkungan TMP Kusumanegara semakin bersih dan rapi.
TMP Kusumanegara merupakan sebuah pemakaman di Yogyakarta yang menjadi tempat peristirahatan terakhir para pahlawan nasional, anggota militer, pejabat tinggi, dan pejuang Kemerdekaan Indonesia.
Berdiri pada Oktober 1945, TMP Kusumanegara merupakan kompleks luas untuk memakamkan tokoh penting seperti Jenderal Sudirman, Brigjen Katamso, Kolonel Sugiyono, Jenderal Oerip Soemohardjo, Prof Dr Sardjito, Menteri Soepeno, serta makam pahlawan lainnya.
Sementara itu, pendiri Persaudaraan BTA Nusantara EW Bony mengatakan bahwa persaudaraan ini didirikan untuk memberikan manfaat dan menebar kebaikan kepada sesama.
Menurut dia, sebagai wujud dukungan kepada TNI menjelang ulang tahun ke-80, persaudaraan mengadakan bakti sosial dan Jumat Berkah. Sementara pada bulan Oktober, organisasi ini melakukan kegiatan membersihkan TMP Kusumanegara.
"Kami senantiasa melakukan kegiatan-kegiatan yang bermanfaat dan membantu kepentingan masyarakat secara luas," kata Bony.
Pewarta : Hery Sidik
Editor:
Victorianus Sat Pranyoto
COPYRIGHT © ANTARA 2026
