Balotelli tegaskan Madura United pasang target menang lawan PSM

id Madura United,PSM Makassar,Super League,Joao Pereira Albertine

Balotelli tegaskan Madura United pasang target menang lawan PSM

Foto arsip - Para pemain Madura United mengurung pemain PSBS Biak Hei Susanto (tengah) dalam laga BRI Super League 2025-26 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, D.I Yogyakarta, Kamis (25/9/2025). Pertandingan berakhir seri dengan skor imbang 0-0. ANTARA FOTO/Andreas Fitri Atmoko/tom.

Jakarta (ANTARA) - Penyerang Madura United Joao Pererira 'Balotelli' Albertine menegaskan timnya membidik kemenangan dari laga tandang melawan PSM di Stadion Gelora B.J. Habibie, Parepare, esok Minggu.

"Kami bisa dapatkan tiga poin. Ini pertandingan spesial bagi saya. PSM yang membuka jalan saya berkarier di Indonesia, tentu ini pertandingan yang spesial bagi saya," kata Balotelli dalam laman I.League pada Sabtu.

Pemain berkebangsaan Guinea-Bissau itu mengatakan Madura United sangat membutuhkan kemenangan agar keluar dari zona degradasi.

Pekan lalu Laskar Sape Kerrab takluk 0-1 kepada Persija sehingga mereka tertahan di posisi 13 dengan sembilan poin.

Baca juga: Tomas Trucha jadi pelatih baru PSM Makassar

Pemain berusia 28 tahun itu menegaskan profesionalismenya untuk membobol gawang PSM jika memiliki kesempatan, namun tidak akan merayakannya secara berlebihan.

"Tentu tidak, saya respek kepada tim itu. Saya pikir tim itulah yang membuka jalan saya bisa berkarier di Indonesia," kata Balotelli.

Dalam klasemen Super League, posisi kedua tim berdekatan. Madura United menempati tempat ke-13, sedangkan PSM peringkat ke-14 karena kalah satu poin.

Baca juga: PSM segera umumkan pelatih baru

Baca juga: Persik Kediri bidik poin penuh ketika menjamu PSM Makassar





Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Balotelli tegaskan Madura United pasang target menang lawan PSM

Pewarta :
Editor: Nur Istibsaroh
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.