Sleman (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, dalam upaya meningkatkan kompetensi literasi di lingkungan sekolah menghadirkan perpustakaan digital di SMP Negeri 1 Pakem.
Perpustakaan digital hasil kolaborasi Pemkab Sleman dengan PT Centratama Group dan Habitat For Humanity Indonesia ini resmi diluncurkan Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa, Jumat.
Danang Maharsa menyambut baik kerja sama ini sebagai wujud nyata kepedulian dunia usaha terhadap peningkatan kualitas pendidikan di Sleman.
Menurut dia, kehadiran perpustakaan digital tidak hanya menambah fasilitas belajar bagi siswa, namun juga sebagai magnet untuk meningkatkan minat siswa dalam dunia literasi.
"Kehadiran perpustakaan digital ini tidak hanya menambah fasilitas belajar, tetapi juga menjadi sarana penting untuk memperkuat literasi bagi anak-anak kita. Jadi, harapan saya fasilitas ini dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya. Karena semaju apa pun teknologi, kalau tidak dimanfaatkan, tidak ada gunanya," kata Danang.
Baca juga: Pemkab Sleman menyalurkan bantuan Pojok Baca kepada kalurahan
Direktur Nasional Habitat for Humanity Indonesia Handoko Ngadiman mengatakan perpustakaan digital ini memberikan kemudahan bagi siswa untuk mengakses buku, artikel, video pembelajaran dari mana saja dan kapan saja.
Selain itu, siswa juga dapat melakukan proses peminjaman hingga pengembalian buku secara digital. Dengan demikian, diharapkan program ini dapat membangun budaya membaca dan belajar digital di kalangan siswa.
"Perpustakaan digital menjadi jembatan bagi kita dengan dunia digital yang akan dibutuhkan dalam beberapa tahun mendatang," katanya.
Ia mengatakan, SMPN 1 Pakem merupakan sekolah ke dua dari total sebelas sekolah tingkat kecamatan yang sudah memiliki perpustakaan digital.
Baca juga: Pemkab Bantul perluas jangkauan layanan perpustakaan hingga pelosok desa
"Selama 10 tahun lebih di SMPN 1 Pakem terdapat 1.000 buka konvensional atau cetak, namun dalam tiga minggu siswa sudah memiliki akses pada e-book sebanyak 487 buku dengan 709 salinan. Hal ini pun diharapkan dapat semakin meningkatkan dampak baik kepada siswa khususnya pada dunia literasi," katanya.
Chief of Finance Officer Centratama Group Caba Pinter menyebut program ini merupakan bagian dari inisiatif Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (TJSP) PT Centratama Group. Kegiatan ini merupakan bentuk komitmen perusahaan untuk terus memperkuat literasi digital dan mendukung pendidikan berbasis teknologi di seluruh Indonesia.
"Program ini telah diterapkan di sejumlah sekolah di Yogyakarta, di antaranya SMP Negeri 4 Sentolo Kulon Progo, SMP Negeri 3 Yogyakarta, dan SMPN 1 Pakem," katanya.
Kepala SMPN 1 Pakem Titin Sumarni mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah menginisiasi program ini.
Baca juga: Wabup Sleman mengajak masyarakat jadikan literasi bagian dari gaya hidup
Menurut dia, perpustakaan digital ini merupakan komitmen untuk mendekatkan sumber ilmu pengetahuan dalam genggaman siswa.
"Harapannya ini dapat meningkatkan kompetensi literasi dan minat baca anak. Terbukti dalam waktu tiga minggu setelah aktivasi dan pelatihan, sudah ada 145 buku yang dipinjam. Ini prestasi yang luar biasa. Dengan adanya perpustakaan digital, ini lompatan yang luar biasa," katanya.
Baca juga: Dinas Perpustakaan Kulon Progo bedah buku "Jaga KaliKu"
