Sleman (ANTARA) - Bupati Sleman Harda Kiswaya menegaskan bahwa Gerakan Pramuka Kwartir Cabang Sleman masa bakti 2026–2030 harus mampu menjadi motor penggerak yang adaptif, inovatif, dan responsif terhadap kebutuhan generasi muda saat ini.
"Program-program kepramukaan perlu terus dikembangkan agar tetap relevan, menarik dan berdampak nyata, tanpa meninggalkan nilai-nilai luhur Tri Satya dan Dasa Darma Pramuka," kata Harda seusai dilantik sebagai Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) Gerakan Pramuka Sleman, Rabu.
Pengurus Mabicab Gerakan Pramuka Sleman periode 2026-2030 dilantik oleh Ketua Kwartir Daerah (Kwarda) DIY Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Hayu di pendopo Parasamya Kabupaten Sleman.
Usai dilantik sebagai Ketua Mabicab Gerakan Pramuka Sleman, Harda kemudian melantik pengurus Kwartir Cabang (Kwarcab) yang diketuai Mustadi, Mabicab Harian Gerakan Pramuka Sleman yang diketuai Abu Bakar, dan Lembaga Pemeriksa Keuangan (LPK) Gerakan Pramuka Kwarcab Sleman yang diketuai Aisyah Inayati Suryani.
Harda mengatakan, Kabupaten Sleman memiliki potensi generasi muda yang luar biasa. Oleh karena itu, Pramuka di Sleman harus mampu menjadi ruang pembinaan yang inklusif, ramah dan inspiratif bagi seluruh anak muda, baik di perkotaan maupun pedesaan.
"Kepada pengurus yang dilantik agar amanah ini dijalankan dengan penuh tanggung jawab, transparan, dan semangat pengabdian. Diharapkan kepengurusan ini dijadikan sebagai ladang pengabdian dan pembelajaran, serta warisan yang baik bagi generasi Pramuka berikutnya," katanya.
GKR Hayu mengatakan bahwa generasi muda merupakan fondasi dasar dalam membangun bangsa.
Menurut dia, pendidikan karakter bagi generasi muda adalah harga mati yang tidak bisa ditawar. Guna menjawab tantangan tersebut, ia berharap Kwarcab Sleman terus bersinergi dengan pemerintah daerah, dalam rangka menanamkan nilai-nilai dan kepramukaan.
"Di Sleman, struktur organisasi itu solid dan lengkap. Juga dari Pemerintah Kabupaten Sleman ini dukungan penuh dari alokasi APBD dan keterlibatan aktif dari berbagai instansi dan OPD," katanya.
