Bantul ajukan tambahan pasokan elpiji tiga kilogram hadapi kebutuhan Nataru

id Dinas Perdagangan ,Pasokan elpiji tiga kilogram ,Kebutuhan Nataru

Bantul ajukan tambahan pasokan elpiji tiga kilogram hadapi kebutuhan Nataru

Ketersediaan elpiji bersubsidi tiga kilogram (ANTARA Foto/dok)

Bantul (ANTARA) - Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian dan Perdagangan (DKUKMPP) Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta mengajukan tambahan pasokan elpiji ukuran tiga kilogram guna menghadapi kebutuhan bahan bakar tersebut selama Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.

Kepala DKUKMPP Bantul Prapta Nugraha di Bantul, Rabu, mengatakan, instansinya telah berkirim surat untuk mengajukan penambahan pasokan elpiji bersubsidi tersebut untuk masyarakat Bantul sebanyak 43.280 tabung.

"Permohonan tambahan pasokan elpiji itu kami lakukan untuk mengantisipasi kebutuhan yang mungkin meningkat saat momen libur Natal dan Tahun Baru ini," katanya.

Menurut dia, pengajuan tambahan pasokan elpiji bersubsidi tiga kilogram tersebut sudah berdasarkan pertimbangan hitungan instansinya, mengingat saat libur akhir tahun penggunaan elpiji bertambah baik untuk rumah tangga maupun pelaku usaha kecil.

Meski demikian, kata dia, sekarang ini ketersediaan pasokan elpiji di Bantul tergolong aman dan kondusif, bahkan suplai kepada 27 agen resmi dan 2.163 pangkalan elpiji dan Bantul tetap berjalan dengan normal.

"Di Kabupaten Bantul sendiri, untuk penyaluran elpiji reguler pada bulan Desember 2025 sebanyak 1.174.840 tabung, jadi ketersediaan masih aman," katanya.

Selain tabung elpiji bersubsidi, kata dia, pihaknya juga melakukan pantauan rutin di pasar-pasar terkait stok kebutuhan pokok, dan secara umum, ketersediaan di pasar rakyat aman dan mencukupi kebutuhan menghadapi Natal dan Tahun Baru.

Berdasarkan, update data di situs bapok.bantulkab.go.id pada Rabu (24/12), harga cabai merah keriting saat ini terpantau berkisar Rp37.500 per kilogram, dan cabai rawit merah Rp60.000 per kilogram.

"Kami mengimbau kepada masyarakat untuk melakukan belanja secara bijak, dengan membeli bahan pokok sesuai kebutuhan, dan tidak melakukan pembelian berlebihan," katanya.

Pewarta :
Editor: Hery Sidik
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.