Jakarta (ANTARA) - PT Kereta Api Indonesia (Persero) mengatakan meneruskan proses pemulihan operasional perjalanan kereta api (KA) di sejumlah lintasan yang terdampak banjir pada Senin pagi.
"Dalam kondisi tersebut, KAI menerapkan pengaturan operasional secara hati-hati dan adaptif dengan keselamatan perjalanan sebagai prioritas utama," kata Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba dalam keterangan di Jakarta, Senin.
Ia menyampaikan seluruh keputusan operasional diambil berdasarkan hasil pemeriksaan teknis di lapangan serta mempertimbangkan dinamika kondisi cuaca dan prasarana.
“Hingga pagi ini, penanganan prasarana di sejumlah titik terdampak menunjukkan kemajuan. Kereta api sudah dapat melintas kembali di lintasan utama dengan pengaturan kecepatan dan pengamanan sesuai standar keselamatan,” ujar Anne.
Ia juga menyebutkan di daerah operasi (Daop) 4 Semarang, pemulihan pada petak jalan Pekalongan–Sragi menunjukkan perkembangan. Sekitar pukul 05.10 WIB, genangan di jalur hulu dan hilir berhasil ditangani sehingga seluruh kereta api dapat kembali melintas menggunakan lokomotif dinas masing-masing.
Baca juga: Banjir di Pekalongan, 11 kereta batal berangkat dari Jakarta
Pada tahap itu, masih diberlakukan pembatasan kecepatan 30 km per jam sambil menunggu kecukupan pemadatan balas atau lapisan batu pecah di bawah dan sekitar rel kereta menggunakan Multi Tie Tamper (MTT), yaitu mesin perawatan jalan rel yang berfungsi mengangkat, menata, dan memadatkan batu balas agar geometri rel kembali sesuai standar keselamatan.
Penanganan dilakukan melalui ecer balas dan pengangkatan jalur secara manual, serta dilanjutkan hari ini dengan ecer balas lanjutan, pengangkatan jalur di titik tertentu, dan rencana pemecokan atau pemadatan menggunakan alat berat apabila kondisi lapangan memungkinkan.
Sementara itu, di Daop 1 Jakarta, genangan air di emplasemen Kampung Bandan telah tertangani.
Sejak Minggu (18/1) sore hingga malam, lanjut Anne, dilakukan pengangkatan jalur manual pada jalur hulu dan hilir, dilanjutkan menggunakan kendaraan pemeliharaan jalan rel (KPJR) dan dinyatakan selesai pada pukul 04.30 WIB.
Kereta api pertama melintas dengan pembatasan kecepatan 20 km per jam, dan perjalanan berikutnya berangsur meningkat sesuai hasil evaluasi teknis di lapangan.
Hingga Senin, 19 Januari 2026, lanjut Anne, KAI masih melakukan pembatalan 34 perjalanan kereta api jarak jauh sebagai bagian dari pengaturan operasional selama proses pemulihan berlangsung. Secara kumulatif, hingga hari ini tercatat sekitar 38 ribu pelanggan sudah berhasil melakukan pembatalan.
Baca juga: Tanggul jebol dan air pasang mengakibatkan 82 perjalanan KA di Daop 4 dibatalkan
“Pengaturan ini dilakukan untuk memastikan setiap perjalanan yang dioperasikan benar-benar aman bagi pelanggan dan petugas,” kata Anne menjelaskan.
Anne menambahkan bahwa gangguan operasional dipicu curah hujan tinggi dan cuaca ekstrem sejak Jumat (16/1) yang menyebabkan luapan sungai serta jebolnya tanggul di sekitar lintasan Pekalongan–Sragi. Di wilayah Jakarta, hujan deras juga menimbulkan genangan di sejumlah emplasemen dan petak jalan operasional.
“Kondisi ini merupakan force majeure akibat faktor alam di luar kendali operasional perusahaan,” ujar dia.
KAI menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan atas ketidaknyamanan yang terjadi serta menegaskan bahwa hak pelanggan tetap diupayakan melalui service recovery (SR) dan pengembalian bea tiket 100 persen sesuai ketentuan yang berlaku.
Untuk memperoleh informasi resmi terkini serta layanan pembelian dan pengembalian tiket, pelanggan dapat mengakses aplikasi Access by KAI melalui fitur Pusat Bantuan yang terhubung dengan Call Center KAI 121, WhatsApp 0811-2223-3121, email cs@kai.id, serta media sosial resmi KAI.
"Perkembangan kondisi operasional akan terus disampaikan secara berkala kepada masyarakat," kata Anne.
Baca juga: Perjalanan KA di jalur utara kembali dibatalkan akibat banjir PekalonganBaca juga: KAI Daop 6 Yogyakarta: Perjalanan KA 231 Banyubiru Ekspres relasi Solo Balapan- Semarang Tawang dibatalkan
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: KAI teruskan pemulihan operasional perjalanan KA yang terimbas banjir
