Menko Pratikno menegaskan tidak ada kebocoran data siswa

id Pratikno,kebocoran data siswa,Kemendikdasmen, Kemenko PMK

Menko Pratikno menegaskan tidak ada kebocoran data siswa

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno di Puskesmas Cilandak, Jakarta, Selasa (10/2/2026). ANTARA/Anita Permata Dewi

Jakarta (ANTARA) - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Pratikno menegaskan bahwa tidak terjadi kebocoran 58 juta data siswa Indonesia seperti yang ramai dibicarakan di media sosial.

"Itu sudah diklarifikasi oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), oleh Pusat Data Informasi (Pusdatin) bahwa tidak ada indikasi kebocoran itu," kata Menko Pratikno di Puskesmas Cilandak, Jakarta, Selasa, menanggapi dugaan penjualan data siswa di situs gelap.

Menurut dia, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah saat ini masih mendalami kebenaran informasi tersebut, dengan menggandeng Badan Siber dan Sandi Negara dan Kementerian Komunikasi dan Digital.

"Sekarang tim dari Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), dari Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) , termasuk dari Kemendikdasmen juga terus menginvestigasi," kata Pratikno.

Sebelumnya, media sosial X diramaikan oleh unggahan yang menyebut terjadinya kebocoran data 58 juta siswa di seluruh Indonesia.

Dugaan tersebut pertama kali muncul di platform X pada Minggu (8/2).

Unggahan tersebut menuliskan DARURAT PRIVASI: DATA ANAK SEKOLAH SE-INDONESIA DIJUAL DI FORUM DARK WEB....



Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Menko Pratikno tegaskan tidak ada kebocoran data siswa

Pewarta :
Editor: Victorianus Sat Pranyoto
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.