Sleman (ANTARA) - Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta menggandeng instansi lintas sektor menggelar kegiatan Advokasi, Kolaborasi, Supervisi, Evaluasi Bersama Lintas Sektor yang Harmonis Dalam Pengelolaan Penyakit (Aksi Sehat) di Sleman, Kamis.
Kegiatan yang dibuka Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa ini, untuk membangun persepsi yang sama antarlintas sektor di Kabupaten Sleman dalam peningkatan dini, respons cepat penyakit, dan advokasi perilaku hidup bersih dan sehat.
Ia mengatakan kegiatan ini wujud komitmen bersama dalam upaya peningkatan kolaborasi lintas sektor secara terpadu dan berkelanjutan tentang penanganan penyakit menular dan tidak menular.
"Komitmen ini sejalan dengan kebijakan nasional dan daerah, diperlukan penyamaan persepsi lintas sektor, penguatan peran masing masing pemangku kepentingan, peningkatan deteksi dini, respon cepat penyakit dan advokasi perilaku hidup bersih dan sehat," katanya.
Menurut dia, kesehatan menjadi fondasi utama dalam pembangunan daerah, karena tanpa masyarakat yang sehat mustahil dapat terwujud pembangunan yang produktif dan berdaya saing.
"Untuk itu pemangku kebijakan agar memperkuat advokasi dengan meningkatkan komitmen seluruh pemangku kepentingan hingga masyarakat untuk mendukung kebijakan bidang kesehatan khususnya di Kabupaten Sleman," katanya.
Pemkab Sleman terus berupaya mendekatkan layanan kesehatan kepada masyarakat dalam mendeteksi dan mencegah risiko kesehatan sejak dini.
"Pemkab Sleman senantiasa berkomitmen terhadap upaya-upaya peningkatan kualitas hidup termasuk dalam memberikan kesehatan untuk masyarakat Sleman," katanya.
Kegiatan "Aksi Sehat" berlangsung selama dua hari dengan menghadirkan sejumlah narasumber.
Sebagai rangkaian "Aksi Sehat", dalam kesempatan tersebut juga dilakukan penandatanganan komitmen bersama oleh Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa bersama seluruh peserta lintas sektor.
