Kemendikdasmen memperkuat kompetensi guru SD mengajar Bahasa Inggris

id Kemendikdasmen ,guru bahasa inggris,peningkatan kapasitas guru,bahasa inggris sd,guru sd,pendidikan dasar

Kemendikdasmen memperkuat kompetensi guru SD mengajar Bahasa Inggris

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) di Jakarta Pusat pada Rabu (11/3/2026) menggelar Program Peningkatan Kompetensi Guru Sekolah Dasar Mengajar Bahasa Inggris (PKGSD-MBI) sebagai upaya memperkuat kompetensi guru dalam menghadirkan pembelajaran Bahasa Inggris yang efektif dan menyenangkan. ANTARA/HO-Humas Kemendikdasmen

Jakarta (ANTARA) - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menggelar Program Peningkatan Kompetensi Guru Sekolah Dasar Mengajar Bahasa Inggris (PKGSD-MBI) sebagai upaya memperkuat kompetensi guru dalam menghadirkan pembelajaran Bahasa Inggris yang efektif dan menyenangkan.

Direktur Guru Pendidikan Dasar Kemendikdasmen Rachmadi Widdiharto menyampaikan program tersebut menjadi ruang pembelajaran bersama bagi para guru untuk terus mengembangkan kompetensi mereka.

“Kami memahami bahwa bagi sebagian guru, mengajar Bahasa Inggris mungkin terasa sebagai tantangan baru. Namun saya ingin mengajak bapak/ibu untuk melihatnya bukan sebagai beban tambahan, melainkan sebagai kesempatan untuk berkembang bersama murid-murid kita,” ujar Rachmadi di Jakarta pada Rabu.

Ia menegaskan guru pada hakikatnya adalah pembelajar sepanjang hayat.

Ketika guru terus belajar dan meningkatkan kapasitasnya, lanjutnya, maka ruang kelas akan menjadi ruang belajar yang hidup bagi para murid.

Ia menambahkan penguatan pembelajaran Bahasa Inggris di SD merupakan bagian dari upaya membekali murid dengan kemampuan dasar yang relevan dengan perkembangan zaman.

Lebih lanjut Rachmadi juga mendorong para peserta pelatihan untuk berbagi praktik baik kepada rekan sejawat agar manfaat pelatihan dapat dirasakan secara lebih luas.

“Oleh karena itu setelah mengikuti pelatihan ini, kami berharap ibu dan bapak tidak hanya menerapkan pengetahuan yang diperoleh di kelas masing-masing, tetapi juga berbagi praktik baik kepada rekan sejawat melalui Kelompok Kerja Guru (KKG) ataupun forum profesional lainnya. Dengan cara ini manfaat pelatihan tidak berhenti pada peserta yang hadir hari ini, tetapi dapat menjangkau lebih banyak guru dan lebih banyak murid,” ucapnya.

Ia menyampaikan program PKGSD-MBI difokuskan pada penguatan kompetensi guru dalam dua aspek utama, yaitu peningkatan kemahiran berbahasa serta penguasaan pedagogi dalam pembelajaran Bahasa Inggris di SD.

Pelatihan ini, kata dia, dirancang dengan pendekatan yang sederhana dan menyenangkan agar para guru dapat mengikuti proses pembelajaran dengan nyaman tanpa merasa terbebani.

Melalui pendekatan tersebut pihaknya berharap para peserta tidak hanya memahami materi secara teoritis, namun juga mampu menerapkan secara langsung dalam praktik pembelajaran di kelas.

Sebagai bagian dari upaya pemerataan akses peningkatan kompetensi guru, Kemendikdasmen juga memberikan kesempatan bagi guru SD yang belum mengikuti pelatihan untuk tetap dapat belajar secara mandiri.

Para guru, lanjutnya, dapat mengakses materi pelatihan melalui Learning Management System (LMS) serta mempelajari modul melalui fitur Pembelajaran Mandiri pada platform Rumah Pendidikan.

Melalui program tersebut pula Kemendikdasmen berharap semakin banyak guru SD yang memiliki kompetensi dan kepercayaan diri dalam mengajarkan Bahasa Inggris.

Dengan demikian pembelajaran Bahasa Inggris di SD dapat berlangsung lebih menarik, komunikatif, dan mampu mendukung penguatan kemampuan dasar murid di seluruh Indonesia.



Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Kemendikdasmen perkuat kompetensi guru SD mengajar Bahasa Inggris

Pewarta :
Editor: Victorianus Sat Pranyoto
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.