Washington (ANTARA) - Presiden Amerika Serikat Donald Trump akan mengadakan pertemuan yang "telah lama ditunggu-tunggu" dengan Presiden China Xi Jinping di Beijing pada 14-15 Mei, menurut Gedung Putih pada Rabu (25/3).
Kunjungan Trump ke China, menjadi yang pertama sejak kembali menjabat pada Januari 2025, awalnya dijadwalkan pada 31 Maret hingga 2 April. Namun, kunjungan itu ditunda karena keinginannya untuk tetap berada di Amerika dan fokus pada perang yang baru saja dimulai dengan Iran.
Juru Bicara Gedung Putih Karoline Leavitt, yang mengumumkan tanggal baru kunjungan tersebut, juga mengatakan dalam konferensi pers bahwa Trump dan istrinya, Melania, akan menjamu Xi Jinping dan istrinya, Peng Liyuan, dalam kunjungan balasan di Washington pada tanggal yang akan diumumkan di tahun ini.
Tak lama setelah pengumuman tersebut, Trump mengonfirmasi di media sosial bahwa dia akan bertemu dengan Xi Jinping selama dua hari.
"Perwakilan kami sedang menyelesaikan persiapan untuk kunjungan bersejarah ini. Saya sangat menantikan untuk menghabiskan waktu bersama Presiden Xi dalam apa yang saya yakin akan menjadi peristiwa yang monumental," tulis Trump.
Baca juga: Trump ancam kerahkan Garda Nasional ke bandara saat "shutdown"
Baca juga: Trump ingin akhiri perang dengan Iran dalam beberapa pekan mendatang
Ketika ditanya apakah pemerintahan Trump memperkirakan perang yang dilancarkan Amerika dan Israel kepada Iran pada 28 Februari lalu akan berakhir pada pertengahan Mei, Leavitt mengatakan pihaknya selalu memperkirakan operasi militer itu akan selesai sekitar empat hingga enam minggu.
"Jadi, Anda bisa menghitungnya. Saya tahu Presiden (Donald Trump) berharap dapat pergi ke China pada 14 dan 15 Mei," ujar Leavitt.
Sejak menyetujui gencatan satu tahun dengan Xi Jinping dalam perang dagang Amerika dan China pada Oktober 2025, Trump telah menyatakan bahwa keduanya telah membuat kemajuan di bidang ekonomi dan menempatkan hubungan mereka pada pijakan yang lebih stabil.
Topik utama yang akan dibahas pada pertemuan puncak itu antara lain termasuk soal perdagangan dan Taiwan, serta pembelian tambahan produk pertanian Amerika oleh China, yang ingin diamankan Trump menjelang pemilihan paruh waktu pada November mendatang.
Sumber: Kyodo
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Gedung Putih: Donald Trump dan Xi Jinping bertemu di Beijing 14-15 Mei
