Logo Header Antaranews Jogja

UIN Walisongo Semarang investigasi dugaan pelecehan seksual oleh oknum dosen

Sabtu, 9 Mei 2026 10:12 WIB
Image Print
Wakil Rektor UIN Walisongo Semarang Imam Yahya (dua kiri). ANTARA/HO-UIN Walisongo Semarang

Semarang (ANTARA) - Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang, Jawa Tengah, menginvestigasi terkait dugaan pelecehan seksual oknum dosen di kampus tersebut.Ketua Satgas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (PPKS) UIN Walisongo Semarang, Nur Hasyim, di Semarang, Sabtu, mengatakan, proses investigasi tengah berjalan secara maraton dengan mengedepankan asas keberpihakan pada korban dan profesionalitas.

Ia menjelaskan informasi dari kanal media sosial menjadi data awal untuk melacak fakta di lapangan.

Satgas PPKS, lanjut dia, melakukan langkah proaktif dengan menjangkau berbagai pihak.

"Fokus kami pengumpulan bukti dan saksi untuk menyusun kronologi yang kuat sebelum melangkah ke pemeriksaan terlapor," katanya.

UIN Semarang, lanjut dia, berpegang pada asas praduga tak bersalah terhadap oknum yang diduga sebagai pelaku pelecehan seksual

Sementara Ketua Pusat Studi Gender dan Anak (PSGA) UIN Semarang Kurnia Muhajarah menambahkan kampus membuka pintu seluas-luasnya bagi korban atau saksi untuk memberikan keterangan.

Sementara menanggapi kekhawatiran mahasiswa terhadap intimidasi atau kesulitan akademik jika melapor, ia memberikan jaminan penuh atas kerahasiaan informasi yang disampaikan.

"Kami berpihak 100 persen pada korban. Identitas pelapor dijamin kerahasiaannya dan kami pastikan posisi akademik mahasiswa aman," katanya.



Pewarta :
Editor: Bambang Sutopo Hadi
COPYRIGHT © ANTARA 2026