Fraksi PDIP mulai gelar sidak kumpulkan DIM
Selasa, 4 November 2014 19:13 WIB
Gedung DPRD Kota Yogyakarta (antaranews.com)
Jogja (Antara Jogja) - Fraksi PDIP DPRD Kota Yogyakarta mulai melakukan inspeksi mendadak untuk mengetahui perkembangan berbagai proyek pembangunan sekaligus mengumpulkan informasi untuk daftar isian masalah yang akan dibahas saat fungsi dewan bisa dijalankan normal.
"Kegiatan ini dilakukan untuk menjalankan fungsi pengawasan yang dimiliki dewan, sembari menunggu alat kelengkapan ditetapkan secara resmi," kata Ketua Fraksi PDIP DPRD Kota Yogyakarta Danang Rudiatmoko di Yogyakarta, Selasa.
Fraksi PDIP DPRD Kota Yogyakarta melakukan inspeksi mendadak di sejumlah lokasi di antaranya pembangunan RS Pratama yang berada di Kecamatan Mergangsan, serta pemantauan proyek pembangunan Blok H Rumah Sakit Jogja.
Sejumlah agenda pengawasan juga sudah disiapkan oleh fraksi tersebut di antaranya memantau fasilitas umum di Terminal Giwangan, serta pembangunan kantor Dinas Pendidikan Kota Yogyakarta yang berada di Jalan Hayam Wuruk.
"Kegiatan pemantauan atau pengawasan sengaja dilakukan di lokasi kesehatan, pendidikan dan fasilitas umum karena fokus utama pemerintah daerah tahun ini adalah pemenuhan hak kesehatan dan pendidikan masyarakat," katanya.
Danang menyebut, kegiatan pemantauan di berbagai proyek pembangunan tersebut akan terus dilakukan jika alat kelengkapan di DPRD Kota Yogyakarta tidak segera terbentuk.
"Mungkin saja pada pekan depan kegiatan seperti ini akan terus dilakukan. Misalnya, memantau ke seluruh kecamatan untuk mengetahui realisasi penyerapan anggaran dan masalah yang dihadapi di wilayah," katanya.
Danang menambahkan, anggota legislatif juga ingin menunjukkan kinerja kepada masyarakat karena sejak dilantik pada 12 Agustus, belum bisa menjalankan tugas dan fungsi secara optimal.
Dinamika di DPRD Kota Yogyakarta dipicu oleh penetapan pimpinan alat kelengkapan dewan karena lima fraksi yang tergabung dalam Koalisi Merah Putih berniat menyapu bersih seluruh alat kelengkapan.
Sedangkan, Fraksi PDIP berharap agar penetapan pimpinan alat kelengkapan ditetapkan melalui musyawarah mufakat sehingga mengakomodasi seluruh fraksi yang ada. Di DPRD Kota Yogyakarta terdapat enam fraksi, yaitu PDIP, PAN, Gerindra, Golkar, PKS dan PPP.
Sementara itu, Wakil Ketua I DPRD Kota Yogyakarta M. Ali Fahmi mengatakan, sudah ada sejumlah fraksi di lembaga legislatif tersebut yang mengirimkan surat ke pimpinan dewan berisi permintaan agar segera menetapkan pimpinan alat kelengkapan.
"Dari tiga pimpinan dewan, kami tinggal menunggu keputusan ketua dewan untuk menggelar rapat pimpinan menetapkan pimpinan alat kelengkapan," katanya.
Sedangkan Ketua DPRD Kota Yogyakarta Sujanarko berharap, penetapan pimpinan alat kelengkapan dapat dilakukan melalui musyawarah mufakat agar seluruh fraksi terakomodasi.
(E013)
"Kegiatan ini dilakukan untuk menjalankan fungsi pengawasan yang dimiliki dewan, sembari menunggu alat kelengkapan ditetapkan secara resmi," kata Ketua Fraksi PDIP DPRD Kota Yogyakarta Danang Rudiatmoko di Yogyakarta, Selasa.
Fraksi PDIP DPRD Kota Yogyakarta melakukan inspeksi mendadak di sejumlah lokasi di antaranya pembangunan RS Pratama yang berada di Kecamatan Mergangsan, serta pemantauan proyek pembangunan Blok H Rumah Sakit Jogja.
Sejumlah agenda pengawasan juga sudah disiapkan oleh fraksi tersebut di antaranya memantau fasilitas umum di Terminal Giwangan, serta pembangunan kantor Dinas Pendidikan Kota Yogyakarta yang berada di Jalan Hayam Wuruk.
"Kegiatan pemantauan atau pengawasan sengaja dilakukan di lokasi kesehatan, pendidikan dan fasilitas umum karena fokus utama pemerintah daerah tahun ini adalah pemenuhan hak kesehatan dan pendidikan masyarakat," katanya.
Danang menyebut, kegiatan pemantauan di berbagai proyek pembangunan tersebut akan terus dilakukan jika alat kelengkapan di DPRD Kota Yogyakarta tidak segera terbentuk.
"Mungkin saja pada pekan depan kegiatan seperti ini akan terus dilakukan. Misalnya, memantau ke seluruh kecamatan untuk mengetahui realisasi penyerapan anggaran dan masalah yang dihadapi di wilayah," katanya.
Danang menambahkan, anggota legislatif juga ingin menunjukkan kinerja kepada masyarakat karena sejak dilantik pada 12 Agustus, belum bisa menjalankan tugas dan fungsi secara optimal.
Dinamika di DPRD Kota Yogyakarta dipicu oleh penetapan pimpinan alat kelengkapan dewan karena lima fraksi yang tergabung dalam Koalisi Merah Putih berniat menyapu bersih seluruh alat kelengkapan.
Sedangkan, Fraksi PDIP berharap agar penetapan pimpinan alat kelengkapan ditetapkan melalui musyawarah mufakat sehingga mengakomodasi seluruh fraksi yang ada. Di DPRD Kota Yogyakarta terdapat enam fraksi, yaitu PDIP, PAN, Gerindra, Golkar, PKS dan PPP.
Sementara itu, Wakil Ketua I DPRD Kota Yogyakarta M. Ali Fahmi mengatakan, sudah ada sejumlah fraksi di lembaga legislatif tersebut yang mengirimkan surat ke pimpinan dewan berisi permintaan agar segera menetapkan pimpinan alat kelengkapan.
"Dari tiga pimpinan dewan, kami tinggal menunggu keputusan ketua dewan untuk menggelar rapat pimpinan menetapkan pimpinan alat kelengkapan," katanya.
Sedangkan Ketua DPRD Kota Yogyakarta Sujanarko berharap, penetapan pimpinan alat kelengkapan dapat dilakukan melalui musyawarah mufakat agar seluruh fraksi terakomodasi.
(E013)
Pewarta : Oleh Eka Arifa Rusqiyati
Editor : Heru Jarot Cahyono
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Dinkes Kota Yogyakarta pastikan anak korban daycare perolah penanganan yang optimal
19 May 2026 19:33 WIB