Legislator nilai pelayanan RSUD Wates harus ditingkatkan
Sabtu, 2 April 2016 11:10 WIB
RSUD Wates, Kabupaten Kulon Progo, DIY. (Foto ANTARA/Mamiek)
Kulon Progo (Antara Jogja) - Anggota DPRD Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, menilai pelayanan RSU Daerah Wates masih jauh dari harapan, baik pelayanan administrasi hingga pelayanan medis.
Wakil Ketua DPRD Kulon Progo Ponimin Budi Hartono di Kulon Progo, Sabtu, mengatakan pelayanan kesehatan terhadap pengguna Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan dianaktirikan oleh petugas.
"Petugas kesehatan menganggap pemegang kartu BPJS Kesehatan kelasnya di bawah mereka. Sehingga, pelayanan terhadap pemegang kartu BPJS jauh dari harapan," kata Ponimin.
Pihaknya banyak menerima keluhan dari masyarakat terkait buruknya pelayanan kesehatan RSUD Wates. Untuk itu, ia meminta Pemkab Kulon Progo dan RSUD Wates memperbaiki pelayanan kepada masyarakat, khususnya pasien kelas III dan pemegang kartu BPJS Kesehatan.
"Masyarakat mengeluhkan belum terlayani dengan baik. Kinerja RSUD Wates harus dibenahi, jangan sampai pasien ingin berobat, malah tambah sakit parah," katanya.
Selain itu, ia meminta Pemkab Kulon Progo meningkatkan SDM petugas kesehatan di puskesmas. Sehingga, pelayanan kesehatan di puskeskas juga meningkat.
Menurut dia, dengan adanya program BPJS Kesehatan, puskesmas harus menjadi pelayanan kesehatan di garda depan. Untuk itu, perlu adanya peningkatakan pelayanan kesehatan dan profesionalitas petugas kesehatannya.
Anggota Fraksi Bersatu DPRD Kulon Progo Arismawan juga meminta RSUD Wates dan puskesmas di tingkat kecamatan memperbaiki pelayanan kesehatan kepada masyarakat.
"Jangan sampai masyarakat pindah ke rumah sakit swasta yang pelayanannya jauh lebih bagus, bila dibandingkan dengan negeri," katanya.
(KR-STR)
Wakil Ketua DPRD Kulon Progo Ponimin Budi Hartono di Kulon Progo, Sabtu, mengatakan pelayanan kesehatan terhadap pengguna Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan dianaktirikan oleh petugas.
"Petugas kesehatan menganggap pemegang kartu BPJS Kesehatan kelasnya di bawah mereka. Sehingga, pelayanan terhadap pemegang kartu BPJS jauh dari harapan," kata Ponimin.
Pihaknya banyak menerima keluhan dari masyarakat terkait buruknya pelayanan kesehatan RSUD Wates. Untuk itu, ia meminta Pemkab Kulon Progo dan RSUD Wates memperbaiki pelayanan kepada masyarakat, khususnya pasien kelas III dan pemegang kartu BPJS Kesehatan.
"Masyarakat mengeluhkan belum terlayani dengan baik. Kinerja RSUD Wates harus dibenahi, jangan sampai pasien ingin berobat, malah tambah sakit parah," katanya.
Selain itu, ia meminta Pemkab Kulon Progo meningkatkan SDM petugas kesehatan di puskesmas. Sehingga, pelayanan kesehatan di puskeskas juga meningkat.
Menurut dia, dengan adanya program BPJS Kesehatan, puskesmas harus menjadi pelayanan kesehatan di garda depan. Untuk itu, perlu adanya peningkatakan pelayanan kesehatan dan profesionalitas petugas kesehatannya.
Anggota Fraksi Bersatu DPRD Kulon Progo Arismawan juga meminta RSUD Wates dan puskesmas di tingkat kecamatan memperbaiki pelayanan kesehatan kepada masyarakat.
"Jangan sampai masyarakat pindah ke rumah sakit swasta yang pelayanannya jauh lebih bagus, bila dibandingkan dengan negeri," katanya.
(KR-STR)
Pewarta : Oleh Sutarmi
Editor : Mamiek
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Suryo 'HS' tanggung perawatan korban sampai pulih dan biayai pendidikan Deva sampai sarjana
03 March 2026 17:20 WIB
Pemkab Kulon Progo mendorong RSUD Wates tingkatkan layanan kesehatan
26 February 2025 13:57 WIB, 2025
RSUD Wates menyiapkan 12 dokter spesialis periksa calon peserta pilkada
28 August 2024 9:33 WIB, 2024
Dinkes Kulon Progo melaksanakan vaksinasi penguat bagi ASN di RSUD Wates
24 February 2023 13:47 WIB, 2023
Pemkab Kulon Progo menambah tempat tidur pasien COVID-19 di RSUD Wates
23 February 2022 0:56 WIB, 2022