Disperindag DIY menggelar pasar murah di Samigaluh jaga daya beli warga
Jumat, 11 Oktober 2024 23:09 WIB
Disperindag DIY dan Disdagin Kulon Progo gelar pasar murah di Kapanewon Samigaluh, Kulon Progo, DIY. ANTARA/HO-Dokumen pribadi Endang Yuliwanti
Kulon Progo (ANTARA) - Dinas Perindustrian dan Perdagangan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) bekerja sama dengan Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kulon Progo melaksanakan pasar murah di Kapanewon Samigaluh, Kabupaten Kulon Progo, dalam rangka menjaga daya beli masyarakat.
Kabid Perdagangan Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kulon Progo Endang Yuliwanti, di Kulon Progo, Jumat, mengatakan kegiatan ini dilaksanakan dengan melibatkan delapan distributor penyedia komoditasnya yaitu Bulog, Makmur Beras, Wilmar, Bumdes Srikayangan, PT Goedang Grosir Berdikari, UD BM, RNI, dan PT Pangan Surya Makmur.
"Adapun total komoditas yang ditawarkan ada 13 ton, antara lain beras, minyak goreng, tepung, gula dan lain lain," kata Endang.
Ia mengatakan berdasarkan pemantauan di lapangan, antusias masyarakat sangat banyak sehingga barang yang ditawarkan habis terjual.
Dengan adanya subsidi Rp2.000 pada setiap kilogram atau per liter komoditasnya, maka menjadi daya tarik masyarakat untuk berbelanja.
"Kami melalukan pasar murah di setiap kapanewon secara bertahap," katanya.
Endang mengatakan harga kebutuhan pokok di Kulon Progo aman dan stabil Pasar murah ini, karena dapat membantu masyarakat dalam pemenuhan kebutuhan pokok sehari hari dengan harga yang terjangkau.
"Tujuan pasar murah adalah menjaga stabilitas harga dan memenuhi kebutuhan masyarakat," katanya pula.
Salah satu warta Pagerharjo Martina mengatakan dirinya membeli beras, minyak goreng, telur dan tepung.
"Kami berharap pasar murah ini dilakukan setiap bulan, sehingga kami bisa menekan anggaran belanja," katanya lagi.
Kabid Perdagangan Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kulon Progo Endang Yuliwanti, di Kulon Progo, Jumat, mengatakan kegiatan ini dilaksanakan dengan melibatkan delapan distributor penyedia komoditasnya yaitu Bulog, Makmur Beras, Wilmar, Bumdes Srikayangan, PT Goedang Grosir Berdikari, UD BM, RNI, dan PT Pangan Surya Makmur.
"Adapun total komoditas yang ditawarkan ada 13 ton, antara lain beras, minyak goreng, tepung, gula dan lain lain," kata Endang.
Ia mengatakan berdasarkan pemantauan di lapangan, antusias masyarakat sangat banyak sehingga barang yang ditawarkan habis terjual.
Dengan adanya subsidi Rp2.000 pada setiap kilogram atau per liter komoditasnya, maka menjadi daya tarik masyarakat untuk berbelanja.
"Kami melalukan pasar murah di setiap kapanewon secara bertahap," katanya.
Endang mengatakan harga kebutuhan pokok di Kulon Progo aman dan stabil Pasar murah ini, karena dapat membantu masyarakat dalam pemenuhan kebutuhan pokok sehari hari dengan harga yang terjangkau.
"Tujuan pasar murah adalah menjaga stabilitas harga dan memenuhi kebutuhan masyarakat," katanya pula.
Salah satu warta Pagerharjo Martina mengatakan dirinya membeli beras, minyak goreng, telur dan tepung.
"Kami berharap pasar murah ini dilakukan setiap bulan, sehingga kami bisa menekan anggaran belanja," katanya lagi.
Pewarta : Sutarmi
Editor : Bambang Sutopo Hadi
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Kementerian ATR/BPN raih penghargaan dari ANRI atas penyelamatan dan pelestarian arsip
08 May 2026 12:32 WIB
Kantah Sleman raih penghargaan Satker Unit Kearsipan Terbaik Daerah Apresiasi dari Kementerian ATR/BPN
07 May 2026 18:35 WIB
Anggota DPRD DIY Fajar Gegana sayangkan pengunduran diri guru non-ASN di Kulon Progo
07 May 2026 11:28 WIB
Terpopuler - Kulon Progo
Lihat Juga
Jajaran Rutan Kelas IIB Wates berkomitmen wujudkan lingkungan rutan steril dari narkoba
08 May 2026 12:20 WIB
Fajar Gegana apresiasi penundaan pemindahan prodi UNY di Kulon Progo ke Gunungkidul
07 May 2026 16:39 WIB
Anggota DPRD DIY Fajar Gegana sayangkan pengunduran diri guru non-ASN di Kulon Progo
07 May 2026 11:28 WIB
Bupati Kulon Progo gerak cepat respon dugaan pungli administrasi kependudukan
27 April 2026 18:37 WIB