
Kecamatan mulai distribusikan e-KTP

Jogja (ANTARA Jogja) - Pemerintah Kecamatan di Kota Yogyakarta mulai mendistribusikan kartu tanda penduduk elektronik kepada warga, salah satunya Kecamatan Tegalrejo.
"Mulai hari ini, kami mendistribusikan kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP) sesuai undangan yang telah diberikan kepada masyarakat," kata Camat Tegalrejo Maryustion Tonang di Yogyakarta, Rabu.
Menurut dia, dalam pendistribusian e-KTP hari pertama hanya akan dilakukan untuk 20 warga karena adanya keterbatasan alat verifikasi data.
Kecamatan Tegalrejo hanya memiliki satu unit alat untuk melakukan verifikasi data yang tersimpan di dalam chip e-KTP.
"Petugas kami di kecamatan juga membutuhkan waktu untuk bisa melakukan verifikasi data dengan lancar dan cepat. Diharapkan, setelah petugas terbiasa menggunakan alat tersebut, jumlah distribusi e-KTP bisa semakin banyak tiap harinya," katanya.
Saat akan mengambil e-KTP, warga harus melakukan verifikasi data yang tersimpan di dalam chip e-KTP dengan sidik jari. Setelah data tersebut diverifikasi dan dinyatakan benar, maka warga baru bisa memperoleh e-KTP.
"Jadi, warga tidak bisa mewakilkan kepada orang lain untuk melakukan mengambil e-KTP," katanya.
Kecamatan Tegalrejo telah menerima sebanyak 4.996 lembar e-KTP dari total sekitar 23.000 warga yang melakukan perekaman data selama program nasional.
"Tetapi, ada satu e-KTP yang tidak bisa diverifikasi. Sebenarnya, data yang tersimpan dalam chip bisa terbaca, hanya saja tanda tangannya tidak muncul," katanya.
KTP tersebut kemudian ditahan dan tidak didistribusikan terlebih dulu kepada warga.
Sementara itu, Kepala Seksi Data dan Informasi Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Yogyakarta Deddy Feriza mengatakan sudah menerima laporan terkait kerusakan e-KTP.
"Ada empat e-KTP yang rusak. Seperti tidak bisa diverifikasi dan ada juga yang rusak karena muncul garis di bagian foto," katanya.
Seluruh e-KTP yang dinyatakan rusak tersebut tidak didistribusikan ke masyarakat dan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil akan berkoordinasi agar e-KTP tersebut bisa diganti.
Deddy berharap, distribusi seluruh e-KTP tersebut sudah dapat diselesaikan pada Oktober. Jumlah warga Yogyakarta yang melakukan perekaman data selama program massal e-KTP mencapai 263.000 orang.
(E013)
Pewarta :
Editor:
Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2026
