671 KK warga Bantul mulai terima BLSM

id 671 kk warga bantul

671 KK warga Bantul mulai terima BLSM

Ilustrasi warga penerima BLSM (Foto antaranews.com)

Bantul (Antara Jogja) - Sebanyak 671 kepala keluarga miskin dari Desa Ringinharjo, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, mulai menerima bantuan langsung sementara masyarakat yang dicairkan melalui Kantor Pos setempat.

Sebanyak 120 kepala keluarga (KK) telah menerima bantuan langsung sementara masyarakat (BLSM) pada Sabtu (29/6) dan 551 KK sisanya menerima pada Minggu (30/6), kata Koordinator Lapangan BLSM Bantul Eka Prayudi disela pembagian di Kantor Pos Pusat Bantul, Minggu.

Menurut dia, guna menghindari kekacauan, dalam pencairan BLSM dilakukan bertahap sesuai penjadwalan setiap dusun yang berbeda dengan dusun lainnya sesuai dengan desa yang sudah menerima Kartu Perlindungan Sosial (KPS).

"Dua hari terakhir ini bantuan sebesar Rp201,3 juta telah kami bagikan, kemudian selanjutnya bertahap selama sepekan ke depan," kata Eka yang juga selaku Manajer Pelayanan Kantor Pos Pusat Bantul ini.

Ia mengatakan, pihaknya mentargetkan pada pekan pertama ini bisa mencairkan BLSM sebesar Rp8 miliar dari alokasi sebesar Rp18 miliar yang harus dicairkan Kantor Pos Bantul untuk penerima di 12 kecamatan.

Sedangkan sisanya, kata dia sebesar Rp8 miliar lainnya untuk lima kecamatan di Bantul akan dicairkan dari Kantor Pos Besar Yogyakarta melalui kantor pos di masing-masing kecamatan tersebut.

Menurut dia, dalam pencairan BLSM ini tergolong lancar karena jumlah warga yang menerima bantuan tidak terlalu besar, selain itu juga karena masyarakat sudah mengetahui jika BLSM yang tidak diambil sesuai jadwal, maka bisa diambil hingga Desember.

Bahkan, kata dia, jika benar-benar tidak bisa mengambil karena alasan sakit atau tidak bisa jalan, bantuan sebagai konpensasi atas kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) akan diantar ke rumah masing-masing tanpa biaya tambahan.

"Pengalaman dalam pengambilan bantuan langsung tunai (BLT) beberapa tahun lalu dijadikan acuan, jadi semakin tertib, ditambah saat ini sistemnya on-line, jadi pemerintah pusat bisa langsung mengetahui berapa yang sudah dicairkan," katanya.

Ia mengatakan meski sudah mulai mencairkan bantuan, namun belum semua KPS sebagai syarat pencairan BLSM untuk total sebanyak 88.611 KK penerima bantuan untuk Bantul, melainkan baru diterimakan ke warga sekitar 65 persen.

"Namun kami menargetkan awal bulan Juli ini semua KPS untuk sebanyak 88.611 kartu sudah diterimakan kepada KK miskin. Dalam distribusi kartu kami melibatkan petugas aparat desa," katanya.

(KR-HRI)

Pewarta :
Editor: Masduki Attamami
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.